Berita Internasional
Akhirnya Treungkap, Donald Trump Ingin 10 Ribu Tentara di Washington untuk Tangani Demo George Floyd
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ingin menempatkan 10.000 tentara aktif di Washington, guna menangani demo George Floyd.
Pada Kamis, Milley berusaha membungkam atasannya itu dengan mengirimkan surat kepada seluruh pimpinan matra militer di AS.
Dalam surat tersebut, dia menegaskan mereka sudah terikat sumpah untuk melindungi Konstitusi, dalam hal ini kebebasan berpendapat dan berkumpul secara damai.
"Sebagai anggota Pasukan Gabungan, terdiri dari ras, warna kulit, dan keyakinan berbeda, kalian adalah representasi ideal Konstitusi kita," ujar Milley.
Kemudian sang jenderal membubuhkan tulisan tangan, di mana dia menekankan bahwa mereka mempertaruhkan jiwa raga untuk AS yang mereka yakini ideal, sesuai konstitusi.
Sebelumnya, mantan Menteri Pertahanan James Mattis untuk pertama kalinya berbicara secara terang-terangan, dan mengecam Trump.
Dalam opininya, jenderal Marinir yang dipecat pada 2018 tersebut mengingatkan mereka tidak boleh menjadikan kota sebagai medan perang.
Mattis menjelaskan, kekuatan militer harus dipergunakan secara bijak oleh gubernur negara bagian dalam keadaan yang paling darurat.
"Menyaksikan apa yang terjadi Washington DC, seolah terjadi konflik antara militer dengan sipil, yang mana adalah palsu," beber Mattis.
Sumber : Kompas.com