Berita Nasional
Sejarah Penting Hari Ini, 6 Juni: Bapak Proklamator Lahir, Nama Soekarno Diubah karena Sakit-sakitan
Sejarah Penting Hari Ini, 6 Juni: Bapak Proklamator Lahir, Nama Soekarno Diubah karena Sakit-sakitan
TRIBUNJAMBI.COM - Ada dua momen penting pada bulan Juni yang berkaitan dengan Presiden Indonesia pertama.
Pada 1 Juni, diperingati Hari Lahir Pancasila yang peristiwanya tidak lepas dari Soekarno.
Yang kedua, 6 Juni diperingati sebagai hari lahir Soekarno.
• Balasan Sangat Menohok dari Gibran Rakabuming saat Dibilang Netizen Ini Bisnisnya sedang Tidak Laku
• Warga Penyengat Olak Nekat Curi Sepeda Motor untuk Pesta Sabu, Malah Nginap di Polsek Kotabaru
• Bansos Presiden untuk Terdampak Covid-19 Disalurkan, Pemuda Katolik Ikut Distribusikan
• VIDEO Viral Pria Bentak dan Tunjuk Anggota TNI Saat Ditegur Tak Pakai Masker
Ada beberapa pendapat lain yang berbeda dengan versi umum tersebut.
Soekarno sendiri mengaku lahir pada 6 Juni 1901.
Hal ini terungkap dalam biografi Soekarno yang ditulis Cindy Adams, Soekarno Penyambung Lidah Rakyat (cetakan pertama 1965).
Dalam buku itu, Soekarno mengaku lahir saat fajar. Karena itu, banyak yang menyebut Soekarno sebagai "Putra Sang Fajar".
"Bersamaan dengan kelahiranku menyingsinglah fajar dari suatu hari yang baru dan menyingsing pulalah fajar dari satu abad yang baru," demikian penuturan Soekarno, seperti tertulis dalam buku yang ditulis Cindy Adams.
Dalam biografi itu, Soekarno juga mengaku lahir di Surabaya.
• Korban Laka Lantas di Desa Niaso Ternyata Seorang Anggota Polri, Begini Kronologisnya
• Ipda Arnold Simamora Tewas Dalam Kecelakaan Maut, Kapolda Jambi Sampaikan Bela Sungkawa
• VIDEO VIRAL Pasangan ASN Mesum Ditemukan Pingsan Tanpa Celana di Dalam Mobil
Meski begitu, versi yang selama ini beredar pada era Orde Baru menyebut Soekarno lahir di Blitar, Jawa Timur.
Namun, bukti dokumen memperlihatkan pernyataan berbeda dari versi kelahiran Soekarno pada 6 Juni 1901.
Dikutip dari Historia, berdasarkan buku induk mahasiswa Technische Hogeschool (kini Institut Teknologi Bandung), Soekarno tercatat lahir di Surabaya pada 6 Juni 1902.
Bukti otentik yang memuat data pribadi Soekarno saat kuliah itu dimiliki Bambang Eryudhawan, arsitek dan pemerhati sejarah.
Menurut Bambang, buku induk mahasiswa itu dibuat sejak TH berdiri pada 1920 sampai dengan masa sebelum kedatangan Jepang.
Dalam dokumen, nama yang tertulis adalah "Raden Soekarno", bukan lagi "Koesno" yang merupakan nama lahir Soekarno.
• VIDEO Geger!, Keluarga Bawa Kabur Jenazah PDP Corona dari RS Labuang Baji Makassar
• Begini Panduan dan Tata Cara Bayar UTBK-SBMPTN 2020 via ATM & M-Banking di BNI, Mandiri atau BTN
• Seorang Polisi Tewas Terjepit saat Korban Kecelakaan Maut di Desa Niaso, Identitasnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/11042019_soekarno.jpg)