Virus Corona
Ditengah Pandemi Covid-19, Toko-toko Dijakarta Bakal Buka Pakai Ganjil Genap, Anies Tentekan Tanggal
Aturan main beroperasinya toko-toko di Jakarta di masa PSBB transisi adalah dengan mengatur jam buka.
TRIBUNJAMBI.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan membuka toko-toko di Jakarta di era new normal
Aturan main beroperasinya toko-toko di Jakarta di masa PSBB transisi adalah dengan mengatur jam buka
Anies Baswedan meminta toko-toko di Jakarta buka seperti aturan kebijakan transportasi, yakni penerapan ganjil genap
Sebelumnya, Anies Baswedan telah melonggarkan tempat-tempat ibadah untuk kembali menjalankan aktivitas peribadatan. Di antara, hari ini umat Islam kembali mengerjakan shalat Jumat di masjid
• Fenomena Alam Nanti Malam 6 Juni 2020, Terjadi Gerhana Bulan Penumbra, Catat Waktunya
• Video Detik-detik Nagita Slavina Marah Besar Dibilang Giveaway 1 Miliarnya Palsu oleh Pria Ini
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberlakukan sistem ganjil genap untuk toko-toko yang akan dibuka pada fase pertama masa transisi pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
"Toko dengan nomor ganjil buka di tanggal ganjil, toko dengan nomor genap dibuka di tanggal genap. Jadi beroperasi separuh di situ," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, seperti dikutip Antara.
Pemprov DKI Jakarta telah membuka kegiatan sosial dan ekonomi secara bertahap pada fase pertama masa transisi PSBB, yakni selama bulan Juni 2020 terhitung mulai Jumat (5/6/2020).
Pembukaan secara bertahap ini diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat, di antaranya kewajiban penggunaan masker, menjaga jarak fisik, kapasitas aktivitas hanya dibolehkan untuk 50 persen, mencuci tangan, serta membatasi jam operasional.
Pembukaan toko dan pusat perbelanjaan masuk dalam fase pertama yang dibuka di masa transisi tersebut, yakni pada tanggal 8-14 Juni 2020.
Anies menyebutkan, dia akan menyampaikan secara detail protokol kesehatan untuk pertokoan dan pusat perbelanjaan nantinya. Sebagai contoh, pasar dibuka dengan kapasitas 50 persen, artinya kios-kios toko di dalamnya dibuka berdasarkan harinya.
• Polisi Buru Pemilik dan Pemodal PETI yang Tewaskan 3 Pekerja Tambang di Merangin
• Senang Lihat Citra Kirana Mulai Ngidam, Mendadak Rezky Aditya Berubah Panik Saat Lupa Bawa Benda Ini
"Jadi prinsip-prinsip seperti ini yang akan kita gunakan di semua sektor. Harapannya adalah tadi, yaitu sehat, aman, produktif," kata Anies.
Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta secara resmi memperpanjang PSBB dan menetapkan masa transisi yang akan berlangsung selama bulan Juni 2020.
Tujuan masa transisi ini adalah agar kasus Covid-19 di DKI Jakarta dapat dikendalikan supaya angka-angkanya tidak lagi meningkat dengan cara mendisiplinkan masyarakat lewat protokol kesehatan.
"Sekarang kita masuk masa transisi. Jangan ini berulang. Jangan kita sampai kembali lagi (fase sebelum transisi)," kata Anies. Fase sebelum transisi bisa terjadi apabila tidak disiplin, bila pusat perbelanjaan dibuka secara bebas tanpa protokol kesehatan, bila restoran dibuat penuh karena ingin mengejar keuntungan.
Selain itu, bila perkantoran memaksakan untuk semua orang masuk bersamaan demi mengejar target, bila ibadah massal dilakukan secara massif, terjadi kerumunan tanpa jarak aman.