Berita Sarolangun

Kabupaten Sarolangun Siapkan Posko Pemahaman Edukasi New Normal

Katanya, jika ada beberapa lokasi atau sasaran pada penerapan new normal. Seperti keramaian teruatama pasar atas sarolangun dan pasar singkut...

Tribunjambi/wahyu
Apel kedisiplinan protokol kesehatan di Kabupaten Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Guna melakukan sosialisasi tentang penataan kehidupan baru pada masa pendemi Covid-19. Sistem protokol kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat semakin ditingkatkan.

Seperti di Kabupaten Sarolangun yang saat ini sudah disiapkan posko, sarana dan prasarana sampai pemahaman edukasi. Hal ini seiring juga dengan penerapan new normal di Kabupaten Sarolangun.

Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis menyampaikan beberapa poin penting tentang kesiapan menerapkan new normal.

New Normal Belum Diterapkan, Diskominfo Merangin Mulai Berlakukan Apel dan Absen Digital

Toko Perkakas Krisbrow Disatroni Pencuri, Pelaku Gasak Puluhan Perkakas Senilai Puluhan Juta

Pesan Haru Ibu Ashraf Sinclair Usai Temani BCL Selama 3 Bulan dan Kini Telah Kembali ke Malaysia

Mulai dari apel kesiapan, penyiapan posko utama, penyiapan sarana dan prasarana pendukung dan sosialisasi serta edukasi.

Tak kalah pentingnya, pihak TNI juga menyiapkan personil yang ada untuk turun langsung ke masyarakat, guna mendisiplinkan masyarakat.

"Dilanjutkan dengan edukasi kepada masyarakat dengan pengeras suara. Mendisiplinkan masyarakat saat ini penting," katanya, usai apel kedisiplinan protokol kesehatan, Kamis (4/6/2020).

Katanya, jika ada beberapa lokasi atau sasaran pada penerapan new normal. Seperti keramaian teruatama pasar atas sarolangun dan pasar singkut, toko-toko dan rumah ibadah, serta tempat nongkrong.

"Ya, ada pasar, tempat ibadah, ancol kalok di Kabupaten Sarolangun," ujarnya.

"Dengan adanya tatanan baru yang harus diperkuat protokol kesehatannya. Kita suda menyiapkan anggota, sarana dan prasarana dan dihararapkan tidak bertambah. Tidak ada pilihan lain karena kegiatan ekonomi kita jalan," tambahnya.

Selanjutnya saat ini memang sekolah masih diliburkan. Tetapi tidak menutup kemungkinan, pada new normal nanti. Jika pemerintah pusat bisa saja kembali memasukan murid masuk sekolah.

Hal ini sangat perlu diwaspadai, karena sekolah salah satu tempat keramaian dan banyak anak yang masih belum mengetahui protokol kesehatan.

"Apabila memang dibuka (sekolah) langkah yang diambil adalah penyiapan sarana protokol, edukasi pemahaman kepada anak sekolah ,terutama anak SD," jelasnya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved