Breaking News:

Ibu Rumah Tangga Diciduk Tim Polsek Pelepat, Dicurigai Akan Transaksi Sabu

Seorang ibu rumah tangga di Dusun Purwosari, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo diamankan atas kepemilikan sabu seberat 22,64 gram.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/darwin
ilustrasi sabu. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO – Seorang ibu rumah tangga di Dusun Purwosari, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo diamankan atas kepemilikan sabu seberat 22,64 gram yang dibungkus dalam enam plastik bening.

Tim satuan reserse kriminal kepolisian sektor Pelepat Ilir, Polres Bungo berhasil mengamankan SA (43) seorang ibu rumah tangga yang merupakan teduga pengedar narkotika jenis Sabu, Selasa (2/6/2020)

Kapolres BUngo, AKBP Trsaksono Puspo Aji melalui Iptu M Nur selaku Paur Humas Polres Bungo menyampaikan penangkapan tersebut bermula adanya informasi dari masyarakat akan dilakukannya transaksi narkoba jenis Sabu.

New Normal, Pasar Kramat Tinggi Muara Bulian Akan Dijaga Petugas, Pedagang Wajib Pakai Masker

Tindak Lanjut Kejari Tanjabbar Atas Laporan Kasus Pamsimas di Desa Teluk Kulbi Tak Ada Kejelasan

Keluar Dari Tahanan, Youtuber Ferdian Paleka Menyesal Buat Video Prank Sembako Isi Sampah

Kemudian tim melakukan pengembangan dan melakukan penggeledahan terhadap terduga pelaku. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti Sabu seberat 22,64 gram.

“Ada informasi akan terjadi transaksi narkoba jenis Sabu. Kemudian tim melakukan penggeledahan dan didapatkan empat bungkus plastik bening besar dan dua bungkus plastik bening kecil di duga Narkotika jenis Sabu dengan berat sementara 22.64 gram,” ungkapnya.

Selain barang haram tersebut, tim juga mengamankan satu buah cincin emas, uang tunai sebanyak Rp 4,3 juta, handphone, dan KTP terduga pelaku.

Saat ini barang bukti dan terduga pelaku ditahan di Mapolres Bungo guna pengusutan lebih lanjut.
Terduga pelaku dikenakan Pasal 114 ayat ( 2 ) jo Pasal 112 ayat ( 2 ) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman kurungan seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum RP 8 miliar. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved