Narmi Andriani Ditemukan

Masih Syok Berat, Kondisi Terbaru Gadis Asal Jambi yang Diculik Orang ke Jakarta: Belum Bisa Bicara

Sekira pukul 15.30 WIB, Narmi Andriani dan saudaranya yang mengenakan atribut TNI pergi meninggalkan kantor Polsek Senen, menggunakan taksi.

Editor: Tommy Kurniawan
Istimewa
Narmi Andriani (20) warga Seberang Kota Jambi yang diculik dan disekap pria bermobil. 

TRIBUNJAMBI.COM - Aksi pencarian yang menimpa Narmi Andriani (21) kini membuahkan hasil.

Hingga kini Narmi Andriani yang sempat diculik sejumlah orang kini masih tampak syok.

Ditemui TribunJakarta.com di kantor Polsek Senen, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2020), Narmi mengenakan kaos panjang merah dan celana panjang.

Rambutnya dikuncir dan hidung-mulutnya ditutupi masker.

Beberapa jam, Narmi Andriani ditemani empat saudaranya di sana. Tampak berkomunikasi dengan jajaran Polsek Senen.

Betapa Mewahnya Villa Milik Mantan Sekretaris MA Nurhadi Yang Sudah Ditangkap KPK

Sindiran Keras Nikita Mirzani ke Mantan Billy Syahputra: Pergi ke Luar Negeri, Entah Bawa Om Siapa!

Ini Daftar Presiden yang Jatuh di Tengah Masa Jabatan, Refly Harun: Saya Harap Jokowi Seperti SBY

Aksi Nekat Donald Trump Siap Turunkan Militer ke Jalan untuk Akhiri Demonstran George Floyd: Demi AS

Tiga di antara saudaranya Narmi Andriani mengenakan pakaian formal. Satunya lagi mengenakan atribut TNI.

Sekira pukul 15.30 WIB, Narmi Andriani dan saudaranya yang mengenakan atribut TNI pergi meninggalkan kantor Polsek Senen, menggunakan taksi.

"Sopir taksi ini memberi tahu bahwa ini di Jakarta. Si Narmi terlihat ling-lung. Sopir taksi ini punya inisiatif (lapor ke Polsek Senen)," kata Iwan, satu dari empat saudara Narmi, saat diwawancarai TribunJakarta.com.

"Narmi sedang syok. Sempat dilindungi sopir taksi di Jakarta. Dia (Narmi) tidak tahu posisinya di mana," sambungnya.

Narmi diculik sekelompok pria bermobil dari Jambi, sejak Jumat (29/5/2020), seusai menuju mesin anjungan tunai mandiri (ATM), di Pasar Jambi.

Hingga sore harinya, Narmi tak kunjung pulang ke rumah.

Muhamamad Halil, orang tua Narmi, alhasil mengabarkan putrinya ini berada di kantor Polsek Senen.

Iwan menjelaskan, sopir taksi yang melindungi Narmi telah menyelamatkan saudaranya itu.

"Infokan saja, Narmi sudah dibawa saudaranya yang TNI tadi. Pun sudah tidak di kantor Polsek Senen lagi dan sudah serah terima," tambah Iwan.

Sang Ayah Narmi, kata Iwan, diminta sabar dan tenang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved