Bawang Merah Ikut Andil Inflasi di Kota Jambi dan Muara Bungo
Kota Jambi dan Kota Muara Bungo mengalami inflasi, masing-masing sebesar 0,29 persen dan 0,49 persen.
Penulis: Fitri Amalia | Editor: Deni Satria Budi
TRIBUNJAMBI.COM , JAMBI - Kota Jambi dan Kota Muara Bungo mengalami inflasi, masing-masing sebesar 0,29 persen dan 0,49 persen.
Inflasi di Kota Jambi terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada empat kelompok pengeluaran.
Wahyudin, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi saat rilis secara live streaming mengatakan, laju inflasi tahun kalender Kota Jambi sebesar 0,53 persen dan Muara Bungo sebesar 0,73 persen.
Sedangkan inflasi year on year Kota Jambi sebesar 1,15 persen dan Kota Muara Bungo sebesar 0,55 persen.
"Inflasi di Kota Jambi terjadi karena adanya kenaikan indeks harga empat kelompok pengeluaran yakni kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,51 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,07 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,51 persen; serta kelompok transportasi sebesar 2,19 persen," ujarnya, Selasa (2/6/2020).
Sedangkan inflasi di Kota Muara Bungo karena adanya kenaikan indeks harga pada enam kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,11 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,55 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,06 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,28 persen; kelompok transportasi sebesar 0,71 persen; serta kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,36 persen.
Wahyudin menyampaikan, dalam pembentukan inflasi Kota Jambi sebesar 0,29 persen, andil terbesar berasal dari kelompok transportasi sebesar 0,2613 persen; kemudian dari kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,1476 persen.
• Angkutan Udara Penahan Inflasi Mei, Pembatasan Aktivitas Sosial Ubah Pola Konsumsi Masyarakat
• Tekan Inflasi, Pemerintah Kabupaten Sarolangun Gelar Operasi Pasar
"Komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Jambi pada Bulan Mei angkutan udara, bawang merah, kangkung, rokok kretek filter, tempe, bayam, rokok putih, ikan dencis, ikan lele dan santan jadi, lalu komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Muara Bungo adalah bawang merah, daging ayam ras, ayam hidup, petai, rokok kretek filter, tarif kendaraan travel, angkutan antar kota, telepon seluler, daging sapi dan celana panjang jeans pria.
Selain itu, perbandingan inflasi antar kota indeks harga konsumen (IHK) se-Sumatera menunjukkan, dari 24 kota se-Sumatera yang menghitung IHK sebanyak 22 kota mengalami inflasi dan dua kota lainnya mengalami deflasi.
• Jangan Remehkan Protokol Pencegahan Virus Corona,97 Pasien Positif Corona Di Batam Tertular dari OTG
• Provinsi Jambi Jadi Perlintasan Bisnis Baby Lonster, Diduga di Kendalikan dari Luar Negeri
Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tanjung Pandan sebesar 1,20 persen dan terendah terjadi di Kota Tanjung Pinang sebesar 0,01 persen. Lalu deflasi tertinggi terjadi di Kota Metro sebesar 0,35 persen.
"Kota Jambi dan Muara Bungo berada pada urutan ke-17 dan ke-7 antarkota se-Sumatera, yang masing masing mengalami inflasi," tutupnya. (Tribunjambi.com/Fitri Amalia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/bawang-merah-ikut-andil-inflasi-di-kota-jambi-dan-muara-bungo.jpg)