Lonjakan Kasus Covid-19 Kembali Terjadi di Korea Selatan Pasca Terapkan New Normal
Sempat menerapkan new normal, kasus covid-19 di Korea Selatan kembali meningkat
TRIBUNJAMBI COM - Sempat menerapkan new normal, kasus covid-19 di Korea Selatan kembali meningkat.
Dikutip Tribunnews dari Sky News, sayangnya setelah ratusan sekolah, museum dan galeri seni sudah dibuka kembali, negara tersebut justru mendapatkan lonjakan kasus.
• Detik-detik Suami Istri Tewas Dalam Kecelakaan Maut Motor VS Honda Mobilio Ketika Hendak Lebaranan
• Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Alami Kecelakaan Tunggal Saat Diancam Pembunuhan
• Nikita Mirzani Marah-marah di Instagram, Sebut Musuhnya yang Tak Penuhi Panggilan Polisi: Iblis Lo!
Akhirnya, Negeri Gingseng itu terpaksa menutup kembali ratusan sekolah, museum dan galeri seni.
Bahkan, tiga hari terakhir setelah menerapkan new normal, terdapat 177 kasus Covid-19 baru yang dilaporkan.
Alhasil, lonjakan kasus tersebut memberikan ancaman yang menakutkan bagi negara lain.
• Makk., Pria Ini Bercinta dengan 126 Pasang Sandal Jepit Curiannya, Kok Bisa Ya
• Komnas HAM Kecam Intimidasi dan Ancaman Pada Jurnalis Serta Panitia Diskusi CLS UGM
• Detik-detik Gading Marten Kecup Pipi Gisella Anastasia Kembali di Momen Spesial Ini, Bikin terharu!
Padahal, selama pandemi berlangsung, Korea Selatan menjadi satu di antara negara yang dianggap sukses menangani pandemi.
Diketahui, pada Kamis (28/5/2020), dilaporkan 79 orang telah terinfeksi virus.
Esoknya, sebanyak 58 kasus virus corona baru dilaporkan pada hari Jumat (29/5/2020).
Temuan kasus tersebut muncul di daerah metropolitan Seoul yang padat penduduk.
• Langgar Aturan Lockdown, Pangeran Belgia Positif Covid-19 Usai Pesta di Spanyol
• Fadli Zon Ngeri Lihat Kemarahan Risma, Kata Yunarto: Tenang Gak Bakal Diculik Bang
• Tradisi Istri Bersuami Banyak Sudah Berlangsung Seabad di Desa Terpencil Ini, Begini Ceritanya
• Parah, Sampel Virus Corona Dicuri Monyet, Warga Panik Virus Menyebar
Lonjakan kasus ini merupakan satu di antara lonjakan besar setelah lebih dari 50 hari tidak ada lonjakan kasus.
Sebagian besar kasus baru terkait dengan pusat distribusi di Bucheon, di sebelah barat ibu kota Seoul.
Para pejabat berupaya keras untuk menekan transmisi virus yang terkait dengan gudang perusahaan e-commerce terbesar di negara itu, Coupang.
Pasalnya, mereka menuturkan fasilitas di gedung itu tidak sepenuhnya mematuhi langkah-langkah pengendalian infeksi.
Pembatasan nasional di Korea Selatan diketahui telah dicabut pada 6 Mei 2020 lalu.
Pemerintah pun telah menanggapi lonjakan kasus baru dengan menutup fasilitas umum.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/28022020-corona.jpg)