Kerusuhan di Amerika Serikat Terkait Kematian George Floyd Meluas Hingga 20 Kota
Peristiwa demonstrasi berujung kerusuhan terus bermunculana di kota - kota di Amerika Serikat.
Dilansir oleh CNN, demonstrasi telah meletus setidaknya di 20 kota di Amerika Serikat atas kematian pria kulit hitam tak bersenjata George Floyd, yang lehernya ditindih lutut oleh seorang perwira polisi di Minneapolis, Minnesota.
Dikutip dari AFP, peristiwa tersebut diketahui melalui sebuah video yang viral. Di dalam video tersebut tampak polisi menahan seorang pria berkulit hitam yang kemudian diketahui adalah George Floyd.
Tak lama, Floyd diam dan tak bergerak. Dia bahkan tak bergerak ketika petugas memintanya untuk bangun dan masuk ke dalam mobil.
Dia kemudian dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.
Penangkapan Floyd sendiri diketahui karena ia dituduh menggunakan uang kertas palsu ketika berbelanja di sebuah toko swalayan.
Berikut adalah beberapa wilayah yang dilanda kerusuhan demonstrasi kasus George Floyd hingga Sabtu (30/5/2020):
Selain kerusuhan di pusat kota Atlanta, pengunjuk rasa telah berjalan ke utara ke Lenox Square Mall, di komunitas Buckhead.
Lenox dianggap sebagai salah satu tujuan belanja utama di AS Tenggara, menampilkan merek-merek seperti Prada, Louis Vuitton dan Cartier.
Juru bicara kepolisian Atlanta Carlos Campos mengatakan kepada CNN bahwa "sepertinya ada beberapa perusakan dan penjarahan."
Petugas juga sedang menyelidiki kemungkinan penjarahan di toko Target Buckhead.
Gubernur Georgia Brian Kemp mengumumkan pada Jumat malam, sebanyak 500 pasukan Garda Nasional telah diaktifkan untuk melindungi orang dan properti di Atlanta.
Kemp mengatakan dia juga mengeluarkan keadaan darurat untuk Kabupaten Fulton karena protes di ibukota negara bagian itu.
• Deretan Atlet Bela Diri dengan Bayaran Termahal di Dunia, Ada Conor Mcgregor Capai 720 Miliar Rupiah
Di Denver
Walikota Denver Michael Hancock telah menceritakan kesedihannya atas adegan yang "tidak perlu, tidak masuk akal dan merusak" ketika protes berlanjut di ibukota Colorado.
“Sekali lagi, tindakan kekerasan beberapa orang meredam seruan sah untuk keadilan. Dua kali hari ini, kami melakukan demonstrasi yang damai dan sukses di mana orang-orang mengekspresikan kemarahan mereka atas kematian #GeorgeFloyd , "kata Hancock.
" Kami melihat mereka, kami mendengar mereka, dan mereka menghormati tujuan mereka. Sayangnya, elemen lain dengan motif egois dan niat nekat menyusup ke demonstrasi malam ini dan menghasut kekerasan dengan bahan peledak buatan sendiri, batu, botol, coretan dan vandalisme.
"Ini bukan siapa kita, dan kepala yang lebih tenang harus menang. Petugas kepolisian kita memiliki tugas bersumpah untuk menjaga keselamatan semua orang - dan mereka akan melakukannya. Orang-orang menangis untuk didengar, tetapi gangguan kekerasan ini hanya memecah belah kita."
Di Denver terjadi demonstrasi hari kedua, dengan ratusan orang berbaris menuju pusat kota menuntut keadilan bagi Floyd.
Pada Kamis malam, polisi bahkan telah mengerahkan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan masa.
Dilansir oleh Kompas.com, dalam aksi tersebut terjadi 13 penangkapan.
• Foto Penampakan Punggung Marion Jola Setelah Kerokan, Masih Tetap Seksi? Netizen: Ampun dah Ampun
Di Minneapolis
Petugas penegak hukum Minneapolis telah menangkap sejumlah orang yang mengabaikan perintah pembubaran di daerah sekitar kota ke-5, menurut Departemen Keamanan Publik negara bagian.
Para pengunjuk rasa berkumpul di depan sebuah toko bir yang telah terbakar di dekat Kantor Polisi pada 28 Mei 2020 di Minneapolis, Minnesota, selama protes atas kematian George Floyd, seorang pria kulit hitam tak bersenjata, yang meninggal setelah seorang petugas polisi menginjak lehernya.
Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Kerusuhan di Amerika Serikat Meluas hingga 20 Kota, https://surabaya.tribunnews.com/2020/05/30/kerusuhan-di-amerika-serikat-meluas-hingga-20-kota?page=all.