Jelang New Normal di Jambi

Di Jambi, Masa Belajar Siswa Dari Rumah Diperpanjang Hingga 6 Juni Mendatang

Pemerintah Provinsi Jambi kembali mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan pendidikan di Provinsi Jambi, selama pandemi Covid-19.

Kemendikbud
Poster program Belajar dari Rumah. Pemprov Jambi memperpanjang belajar dari rumah bagi siswa hingga 6 Juni 2020 mendatang 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi kembali mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan pendidikan di Provinsi Jambi, selama pandemi Covid-19.

Dalam surat edaran Dinas Pendidikan Provinsi Jambi nomor 1312/SE/DISDIK-2.1/V/2020 Dinas Pendidikan memperpanjang masa pelaksanaan belajar dari rumah dengan menggunakan sistem daring/luring dan persiapan New Normal di satuan pendidikan.

"Jadwal belajar di rumah diperpanjang hingga tanggal 06 Juni 2020," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah, Jumat (29/5/2020).

Galaunya Orangtua, 13 Juli 2020 Mulai Belajar Mengajar Tahun Ajaran Baru saat Pandemi Covid-19

PPDB di Sarolangun Tetap Dibuka dengan Sistem Daring, Ini Waktu yang Ditentukan Dinas Pendidikan

Selain itu, dalam surat edaran tersebut, disampaikan bahwa untuk memastikan terpenuhinya hak peserta didik dalam mendapatkan layanan pendidikan selama belajar dari rumah, satuan pendidikan wajib mempedomani Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 Tanggal 18 Mei 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar Dari Rumah Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Dan selanjutnya satuan pendidikan melaporkan pelaksanaan belajar dari rumah tanggal 30 Mei s.d 06 Juni 2020 kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Cq. Bidang Persekolahan.

Selain itu, selama masa perpanjangan belajar dari rumah, satuan pendidikan mempersiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan apabila kegiatan pembelajaran di satuan pendidikan kembali beroperasi.

Adapun fasilitas yang harus dipenuhi dalam rangka new normal pada sektor pendidikan, yaitu :

- Membuat spanduk/x-banner yang dipasang di depan sekolah dan tempat-tempat umum di lingkungan sekolah tentang sosialisasi pencegahan Covid-19.

- Menyediakan alat pengukur suhu (thermo gun) untuk melakukan proses skrining kesehatan sebelum memasuki lingkungan sekolah. Menyediakan tempat cici tangan lengkap dengan sabun di depan kelas masing-masing dan ditempat-tempat strategis lainnya sesuai kebutuhan.

- Menyediakan disinfektan untuk membersihkan sarana sekolah, laboratorium, ruang ibadah secara periodik. Menyediakan masker cadangan (untuk pengganti bagi seluruh warga sekolah yang membutuhkan).

- Optimalisasi fungsi UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) beserta perlengkapannya

- Mengatur jarak bangku di dalam kelas dan ruang makan (bagi sekolah berasrama) dengan jarak minimal 1 meter antara siswa. Serta meniadakan peralatan ibadah yang digunakan secara umum/bersama.

(Tribunjambi.com/Zulkifli)

Penulis: Zulkifli
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved