VIDEO Pedagang di Pasar Angso Duo Sepi Pembeli

Evi mengatakan pada tahun-tahun lalu pasar penuh dari dua hari lebaran sampai 10 hari setelah lebaran, banyak yang membeli sayur.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pedagang di Pasar Angso Duo mengeluhkan sepinya pembeli setelah hari raya Idul Fitri 1441 H.

"Tahun ini sepi sekali, berbeda dengan tahun sebelumnya yang sangat ramai, biasanya sampai 10 hari habis lebaran masih ramai," jelas Evi penjual sayur di Pasar Angso Duo, Rabu (27/5/2020).

Evi mengatakan pada tahun-tahun lalu pasar penuh dari dua hari lebaran sampai 10 hari setelah lebaran, banyak yang membeli sayur.

Karena semasa lebaran hampir seluruh masyarakat mengkonsumsi makanan yang berlemak seperti daging-dagingan yang bersantan yang kurang baik bagi kesehatan.

Sebut Presiden Jokowi Jadi Duta Mall Indonesia, Ditanya Balik Warganet, Fadli Zon: Saya Duta Rakyat

Mau Berkunjung Saat Lebaran Pemuda Ini Malah Dimarahi dan Dijambak Hansip, Siapa yang Salah?

Umat Islam Yang Tinggal di Kawasan Dengan Penularan Covid-19 Terkendali Wajib Salat Jumat

"Tradisi di Indonesia kan, setiap lebaran makan daging, kerbau, kambing maupun ayam sop, rendang, opor, gulai, maupun makanan khas lebaran lainnya yang kurang baik bagi kesehatan, jadi karena itu setelah lebaran pasar penuh dan mayoritas membeli sayur," ucapnya.

Ia juga mengatakan, mungkin karena pengaruh wabah virus corona juga yang semakin meningkat, membuat masyarakat semakin waswas untuk keluar rumah.

"Sekarang saja baru empat hari lebaran yang ada di pasar hanya penjual," tutupnya.

https://youtu.be/tHvkfqDDK5Q

Penulis: Ade Setyawati
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved