Tak Penuhi Protokol Kesehatan, Wanita Ini Lepas Celana Dalam Sendiri jadi Masker Tak Dilayani di Pos
Hal itu membuat berbagai negara menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran.
Pria tersebut, kata Ibnu, nyaris baku hantam dengan ketua pengurus komplek yang kebetulan berada di sekitar lokasi kejadian.
"Dia abis olahraga mungkin ya.
Dia bukan warga perumahan ini.
Masuk komplek ini mau ke ATM.
Dia bawa masker tapi cuma dipegang.
Saya tegur tiga kali untuk dipakai maskernya, dia sepelein.
• Kisah Pasukan Elite TNI Sersan Badri Ditempeleng Teman Sendiri, Tak Ngaku Dirinya Intel Kopassus
Ditegur keempat kalinya sama pengurus komplek sini," kata Ibnu.
Setelah itu, kata dia, malah terjadi cekcok antara keduanya dan Ibnu pun berusaha melerai.
Beruntung, kata Ibnu, perkelahian itu berhasil dia cegah.
"Gak ada yang kena, gak ada yang sampai kena pukul, keburu dilerai. Kejadiannya 10 menitan. Orang itu terus langsung pergi," kata Ibnu.
Mengaku aparat
Pria yang tak terima ditegur karena tak pakai masker itu diakui Ibnu sempat mengaku sebagai anggota aparat sebuah instansi.
"Dia ngakunya dari mabes, dia bilang kerja di mabes," kata Ibnu.
Bahkan setelah informasi tersebut menyebar, TNI dan Polri berdatangan ke lokasi memeriksa tentang apa yang sebenarnya terjadi.
"Gak tahu dia orang mana, tapi udah ditanganin sih, Propam udah dateng, PM udah dateng, Polsek sini juga udah dateng.
Masih dicari, dia bener anggota apa bukan," ungkap Ibnu.
Dia juga menyayangkan bahwa pria itu tidak memperhatikan spanduk yang dipasang di pintu portal komplek yang mana siapapun yang masuk komplek wajib pakai masker.
"Siapapun yang masuk Komplek Taman Rezeki wajib pakai masker, ini aturan perumahan yang juga udah ngikutin peraturan pemerintah.
Kita udah pasang banner.
Waktu kejadian itu, banner ini udah ada, malah udah semingguan dipasang," ungkap Ibnu. (*)
SUMBER: Tribun Jateng
• Liga Inggris Siap Digelar Tanpa Penonton, Pelatih Manchester United Sebut Hal ini: Benar-benar Fokus