Kamis, 4 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

unik

Batu Ini Dijual 37,5 Miliar Rupiah, Kenapa Ya? Sekilas Seperti Batu Biasa

Sebongkah meteorit Bulan terbesar di dunia dijual di rumah lelang Christie Inggris dengan harga dua juta poundsterling atau sekitar Rp 37,5 miliar.

Tayang:
Editor: Jaka Hendra Baittri

TRIBUNJAMBI.COM - Benda-benda alam selalu menyimpan kejutan.

Salah satunya batu yang menghebohkan dunia lantaran dilelang dengan harga yang fantastis ini.

Apabila batu biasa mungkin tak bakal dilelang dengan harga miliaran rupiah.

Namun batu ini berbeda, bahkan tak ada satu batu pun di bumi yang menyerupainya.

Sebongkah meteorit Bulan terbesar di dunia dijual di rumah lelang Christie Inggris dengan harga dua juta poundsterling atau sekitar Rp 37,5 miliar (kurs Rp 18.780/GBP).

Perawat Ini Tewas setelah Bersihkan Kamar Pasien Covid-19, Anak: Ibu Saya dalam Penderitaan Total!

Dilansir Reuters, Rabu (29/7/2020), batuan yang dinamai NWA 12691 itu memiliki berat lebih dari 13,5 kilogram.

NWA 12691 dianggap sebagai satu dari lima batuan Bulan terbesar yang pernah ditemukan di Bumi.

Setidaknya hanya ada 650 kilogram batuan Bulan yang diketahui berada di Bumi.

Menurut James Hyslop, kepala sains dan sejarah alam rumah lelang Christie, NWA 12691 kemungkinan mendarat di Bumi karena tabrakan asteroid atau komet dengan permukaan Bulan.

NWA 12691 pun mendarat di Bumi bersamaan dengan hujan meteor yang jatuh di Sahara Barat, perbatasan Aljazair dan Mauritania.

Gegara Bucin Adik Via Vallen Positif Corona, Akui Sang Adik Nekat Bolak-balik Jemput Pacar di Mall

Dibintangi Adhisty Zara, Film Keluarga Cemara Tayang 26 Mei 2020 di SCTV

Bongkahan batu seukuran bola sepak yang ditemukan dua tahun lalu ini pun berpindah tangan untuk dipelajari dengan cermat.

"Memegang sesuatu yag berasal dari dunia lain (Bulan) adalah pengalaman tak terlupakan. Ini adalah bagian dari Bulan. Lebih besar dari kepala manusia, seperti ukuran bola sepak, tapi sedikit agak lonjong," kata James Hyslop.

Dipastikan berasal dari Bulan

Para ilmuwan sudah memastikan asal usul NWA 12691 benar-benar berasal dari Bulan. Hal ini diketahui setalah para ilmuwan membandingkan batuan itu dengan sampel batuan yang dibawa oleh misi antariksa AS dari Bulan.

"Pada 1960-an sampai 1970-an, misi Apollo membawa pulang sekitar 400 kilogram batuan Bulan. Para ilmuwan mampu menganalisis komposisi kimia dan isotop batuan itu, dan mereka telah menentukan bahwa NWA 12691 cocok dengan sampel tersebut," ujar Hyslop.

Kasus Covid-19 di Muarojambi Bertambah Satu

Usai PSBB 60 Mal di Jakarta Siap Beroperasi Kembali

Sumber: Suar.id
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved