Berita Internasional
Hana Kimura Pegulat Jepang Berdarah Indonesia Meninggal Dunia, Diduga Karena Bunuh Diri
Sosok pegulat asal Jepang yang miliki darah Indonesia, Hana Kimura meninggal dunia di usianya yang masih belia, 22 tahun.
TRIBUNJAMBI.COM - Sosok pegulat asal Jepang yang miliki darah Indonesia, Hana Kimura meninggal dunia di usianya yang masih belia, 22 tahun.
Kabar duka tersebut dikabarkan oleh pihak manajemen pegulat profesional, Satrdom melalui akun Twitter-nya.
Belakangan diketahui, Hana Kimura memiliki darah Indonesia.
Kabar tersebut terkonfirmasi oleh pernyataan mantan punggawa Oedo Tai, Kris Wolf.
Diduga Bunuh Diri akibat Cyberbullying.
• Inilah Wajah M Nuh Prank Lelang Motor Lisrik Jokowi, Muncul di Hari Pertama Idul Fitri
• Momen Ahok BTP dan Puput Nastiti Devi Saat Lebaran Idul Fitri 1441 H, Bikin Video Ucapkan Hal Ini
• Telah Rilis Samsung Galaxy S20 Spek Fotografi, Series Pas Buat Main Game, Ini Spesifikasi & Harganya
Pegulat asal Jepang, Hana Kimura dikabarkan meninggal dunia, Sabtu (23/5/2020).
Hana Kimura meninggal dunia diduga bunuh diri karena tak kuat melawan cyberbullying atau perundungan melalui media sosial.
Kabar meninggalnya Hana Kimura datang dari manajemen pegulat Stardom melalui akun Twitter mereka.
"Penggemar Stardom, dengan berat hari kami mengabarkan bahwa Hana Kimura meninggal dunia," tulis akun @we_are_stardom di Twitter.
"Mohon bersikap baik dan izinkan waktu untuk memproses ini, simpan pikiran serta doakan keluarga dan teman-temannya."
"Kami menghargai dukungan kalian pada masa-masa sulit ini," sambung mereka.
Penyebab bunuh diri mengarah ke cyberbullying diketahui melalui beberapa unggahan terakhir Hana Kimura di media sosial.
Pada Jumat (22/5/2020) Hana Kimura sempat mengunggah foto dan membuat orang-orang cemas.

• BREAKING NEWS Diarak Warga, Akhirnya M Nuh Menampakkan Diri, Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi
• SORE INI! Link Live Streaming Mola TV Euro 2020 eTournament Mulai Pukul 16.00 WIB
• Ketika Yan Vellia Cerita Dory Harsa dan Didi Kempot, Saputri Ungkap Kisah Lagu Layang Kangen
Pasalnya, dalam unggahan tersebut dia memperlihatkan foto yang tampak seperti upaya melukai diri sendiri.
Begitu juga dengan keterangan unggahan foto tersebut, tampak seperti menderita beban karena cyberbullying.
"Hampir 100 pendapat terang-terangan setiap hari. Saya tak bisa menyangkal saya terluka. Saya mati."