Padahal Positif Corona, Pedagang Bakso Ini Masih Berani Mangkal di Depan Minimarket Surabaya

Ya, bukan hanya tenaga medis saja yang mendapati pasien tak jujur terkait Covid-19, seorang pedagang bakso di Surabaya juga tidak jujur kepada pelangg

Editor: Tommy Kurniawan
onlineindus.com
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Wabah virus corona di Indonesia kini masih menjadi masalah serius di Indonesia.

Ada berbagai tantangan untuk mengatasi penyebaran virus corona di Indonesia.

Salah satunya yaitu soal masalah kejujuran pasien.

Beberapa kasus yang berkaitan dengan hal tersebut terjadi beberapa waktu lalu.

Kini yang terbaru adalah saat seorang pasien yang berprofesi sebagai tukang bakso nekat berjualan meski mengetahui dirinya positif Covid-19.

Malam Lailatul Qodar, Amalan yang Dianjurkan Untuk Mendapatkan Keutamaan 10 Hari Terakhir Ramadan

Ternyata Putri Bungsu Didi Kempot Belum Tahu Jika sang Ayah Telah Sepekan Meninggal Dunia!

VIRAL Bayi 15 Minggu Bisa Berdiri Tanpa Bantuan, Saat Usia 5 Hari Sudah Mampu Tegakan Kepala!

Setelah Seminggu Sekolah Dibuka, Prancis Umumkan Tambahan 70 Kasus Baru Virus Corona

Ya, bukan hanya tenaga medis saja yang mendapati pasien tak jujur terkait Covid-19, seorang pedagang bakso di Surabaya juga tidak jujur kepada pelanggannya lantaran positif virus corona.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Camat Wonocolo, Denny Christupel Tupamahu, pedagang bakso tersebut dinyatakan positif virus corona (Covid-19) setelah hasil swab testnya keluar pada Jumat (15/5/20) lalu.

Meski mengetahui dirinya positif virus corona (Covid-19), pedagang bakso tersebut tetap nekat menjualkan dagangan baksonya di samping salah satu minimarket di Jalan Bendul Merisi besar, Surabaya.

Alhasil pedagang bakso tersebut dijemput tim gabungan saat sedang berjualan, Sabtu malam (16/5/20).

"Sembari menunggu Hunter Covid-19 datang, kita juga memberikan imbauan kepada penjual bakso agar mau untuk dievakuasi. Dia itu warga Lamongan yang kos di Bendul Merisi Jaya gang Buntu beserta dua anaknya selama kurang lebih 15 tahun," kata Denny, seperti dikutip dari Jatimnow, Minggu (17/5/20).

Denny mengatakan, pedagang bakso itu positif virus corona (Covid-19) akibat bertempat tinggal satu lingkungan bersama salah seorang klaster Sampoerna di Jalan Bendul Merisi Jaya gang Buntu.

Tim gabungan menjemput <a href='https://jambi.tribunnews.com/tag/pedagang-bakso' title='pedagang bakso'>pedagang bakso</a> di <a href='https://jambi.tribunnews.com/tag/surabaya' title='Surabaya'>Surabaya</a> yang terkonfirmasi positif <a href='https://jambi.tribunnews.com/tag/covid-19' title='Covid-19'>Covid-19</a>.

"Iya kemarin itu memang ada giat tersebut, dan saat ini bapak penjual bakso itu sudah diisolasi di Rumah Sakit Bhayangkara," kata Denny. Selain pedagang bakso itu, ada dua orang lainnya yang juga dinyatakan positif virus corona (Covid-19).

Ketiganya kemudian melakukan isolasi diri di Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved