Pandemi Virus Corona Belum Berakhir, Ilmuwan Prediksi Bencana Alam yang Lebih Dahsyat

Pandemi virus corona masih terjadi dan di sejumlah negara terjadi peningkatan kasus baru hingga kematian

Pixabay/Oberlehner
Fenomena midnight sun, matahari masih tampak walau sudah tengah malam. Fenomena ini lazim terjadi saat musim panas di daerah dekat kutub utara. 

TRIBUNJAMBI.COM - Pandemi virus corona masih terjadi dan di sejumlah negara terjadi peningkatan kasus baru hingga kematian.

Pandemi virus corona belum berakhir, ilmuwan mengungkapkan akan ada benacan alam lebih dahsyat sedang menghantui dunia. 

Bencana ini berawal dari periode ‘lockdown’ yang saat ini tengah dialami oleh Matahari.

Berita Popular di Malang, Cewek 17 Tahun Tewas Dibunuh Pacar Hingga Pasutri Terjebak PSBB Malang

Dikutip dari Kompas.com, para ilmuwan mengatakan, matahari saat ini tengah memasuki periode ‘lockdown’ yang berpotensi menimbulkan berbagai bencana seperti gempa bumi, cuaca beku, dan kelaparan.

Akibat hal tersebut, sinar matahari pun mengalami penurunan drastis yang ditandai dengan bintik matahari yang menghilang.

“Solar minimum sedang berlangsung, dan ini parah,” ujar Astronom Dr Tony Phillips dikutip dari The Sun via Kompas.com, Minggu (17/5/2020).

Dinas PUPR Merangin Turunkan Alat Berat untuk Bersihkan Material Longsor dan Banjir

Menurut Philips dari jumlah bintik matahari yang ada, kondisi saat ini termasuk yang terparah dalam satu abad terakhir.

Karena hal tersebut, medan magnet matahari sontak menjadi lemah, memungkinkan sinar kosmik ekstra ke tata surya.

"Kelebihan sinar kosmik menimbulkan bahaya kesehatan bagi para astronot dan perubahan udara kutub, memengaruhi elektro-kimia atmosfer bumi, dan dapat membantu memicu petir," ujarnya.

Kondisi ini pun membuat para ilmuwan NASA khawatir Dalton Minimum yang pernah terjadi antara tahun 1790 dan 1830 kembali terjadi.

Dampak Pandemi Virus Corona, Ekonomi Jepang Terpukul

Halaman
12
Editor: heri prihartono
Sumber: Nakita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved