Bikin Geger Warga, Wanita Dibakar Hidup-hidup, Pelakunya Ternyata Temannya, sedang Diburu Polisi
Polres Kota Sukabumi segera melakukan pengejaran terduga pelaku pembakaran seorang wanita di Komplek Pasar Tipar, Kelurahan Tipar
TRIBUNJAMBI.COM - Polres Kota Sukabumi segera melakukan pengejaran terduga pelaku pembakaran seorang wanita di Komplek Pasar Tipar, Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (14/5/2020).
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Wisnu Prabowo, mengaku pihaknya mengetahui kejadian tersebut berawal dari petugas Polsek Citamiang yang mendapatkan informasi dari warga sekitar yang melapor terkiat insiden itu.
"Kejadian terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, berdasarkan keterangan sementara dari sejumlah saksi, korban dibakar oleh temannya sendiri," kata Wisnu pada wartawan, Jumat, (15/5/2020).
Beruntung lanjut dia, api yang membakar korban dapat dipadamkan oleh sejumlah warga serta petugas, sehingga korban dapat diselamatkan, meski bagian badannya mengalami luka bakar.
• Misteri Kakek Gading Marten, Ini Penyebab Semua Keluarganya Jadi Orang Sukses dan Terkenal
• Jika Perang Terjadi, China Bisa Hancurkan AS Tanpa Pasukan, Rudal Nuklir Bawah Laut ini yang Keluar
"Korban mengalami luka bakar yang cukup parah pada bagian wajah hingga dada, saat ini korban telah dibawa RSUD R. Syamsudin untuk mendapatkan penangan lebih lanjut," katanya
Ia menjelaskan, petugas Inafis Polres Kota Sukabumi sudah melakukan penyelidikan ditempat kejadian terbakarnya seorang wanita itu, untuk mencari bukti dan sejumlah pentunjuk.
"Sementara korban diketahui berinisial I, untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut kita akan menunggu kondisi korban sampai dapat dimintai keterangan," jelasnya.
Pihaknya menambahkan, sejumlah personel telah diterjunkan dalam melakukan mencarian serta menangkap pelaku pembakaran seorang wanita.(*)
SUMBER: Tribun Lampung
• Promo Alfamart & Indomaret hingga 19 Mei 2020 - Minyak Goreng, Sirup, Susu Anak, Personal Care
• Wabup Labrak Bupati Aceh Tengah saat Rapat Covid-19, Ngaku Tak Dilibatkan dalam Proyek Rp 17 Miliar