KPwBI Jambi Siapkan Rp 3,3 Triliun untuk Kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri

Dari sisi eksternal, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi melakukan langkah-langkah untuk berkoordinasi dengan perbankan dan PJPUR untuk...

Tribunjambi/Fitri Amalia
Bayu Martanto, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi berkomitmen menyiapkan kebutuhan uang tunai (outflow) pada periode Ramadan - Idul Fitri tahun 2020. Persediaan uang yang disiapkan berjumlah Rp 3,3 triliun.

Bayu Martanto, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi mengatakan, jumlah tersebut mencukupi untuk memenuhi kebutuhan uang masyarakat selama periode Ramadhan Idul Fitri.

Termasuk untuk memenuhi kebutuhan stimulus Pemerintah kepada masyarakat di Provinsi Jambi selama periode penanganan dampak pandemi Covid-19.

Terekam Citra Satelit, Ratusan Kapal China Diduga Lakukan Pengerukan Ilegal di Laut China Selatan

Bisa Pakai Angkot Hingga Kendaraan Pribadi, Ini Akses Menuju Hotel Abadi

Berjualan Via Online Bagi Ibu Rumah Tangga Ini Bisa Jadi Alternatif Memanen Pundi Rupiah

"Pengeluaran uang Rupiah (penarikan uang Rupiah oleh perbankan) di Provinsi Jambi sampai dengan tanggal 13 Mei 2020 mencapai Rp 816,56 miliar," ujarnya, Kamis (14/5/2020).

Dalam mencegah perluasan penyebaran Covid-19, BI senantiasa mengimbau masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara nontunai melalui digital banking, uang elektronik, dan QR Code Pembayaran dengan standar QRIS (QR Code Indonesian Standard).

Berbeda dari tahun sebelumnya, memerhatikan aspek kemanusiaan dan kesehatan masyarakat dalam memitigasi penyebaran Covid-19, layanan penukaran uang kepada masyarakat yang biasanya disediakan melalui layanan mobil kas keliling Bank Indonesia di beberapa lokasi umum, maka pada tahun ini hanya disediakan melalui loket di bank.

"Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi telah berkoordinasi dan meminta perbankan, agar dalam memberikan layanan dimaksud menegakkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat sebagaimana yang telah ditetapkan Pemerintah, protokol dimaksud antara lain penggunaan masker, pemindaian suhu tubuh, dan penerapan physical distancing," jelas Bayu.

Penukaran untuk masyarakat dilayani oleh 35 kantor bank umum di Kota Jambi terhitung mulai dari tanggal 27 April sampai dengan 20 Mei 2020. Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi juga memberikan layanan penukaran uang pecahan kecil melalui kas Titipan di dua lokasi, yaitu PT BNI Kantor Cabang Muara Bungo, Kabupaten Bungo dan PT BNI Kantor Cabang Kuala Tungkal Kabupaten Tanjabbar.

Untuk kelancaran penyiapan uang tunai dan kelancaran layanan penukaran tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi menyusun strategi secara internal dan eskternal.

Secara internal, BI melakukan penyediaan uang yang layak edar dan higienis untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan melakukan karantina uang Rupiah selama 14 hari sebelum diedarkan.

Halaman
12
Penulis: fitri
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved