unik

Puasa 21 Jam Sehari, Matahari Muncul Lebih Lama, Di Negara Ini Puasa Lebih Lama dari Indonesia

Seperti yang kita ketahui, durasi lama berpuasa tergantung pada jumlah jam antara matahari terbit dan terbenam.

(TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)
Anggota tim Rukyatul Hilal memantau hilal penetapan jadwal puasa 2018 di Masjid Al Musari'in, Basmol, Jakarta, Selasa (15/5/2018). Kementerian Agama menggelar pemantauan hilal (rukyatul hilal) untuk penetapan 1 Ramadan 1439 H di 95 titik pemantauan yang tersebar di 32 provinsi guna menetukan rukyatul hilal dan data hisab posisi hilal untuk dimusyawarahkan dalam sidang isbat. 

TRIBUNJAMBI.COM - Islam mewajibkan berpuasa di Bulan Ramadan bagi muslimin. Berpuasa dari terbit matahari sampai tenggelamnya. 

Waktu berpuasa rata-rata Indonesia adalah 13 jam 8 detik. Tapi tahukah kamu ada negara yang punya waktu berbeda saat tenggelam dan terbitnya matahari?

Waktu yang hampir sama dialami oleh negara-negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.

Kalau waktu 13 jam 8 detik ini dirasa cukup berat bagimu, apalagi dengan kondisi cuaca yang sedang cukup panas, apa jadinya jika sekarang kamu berpuasa di Swedia?

Seperti yang kita ketahui, durasi lama berpuasa tergantung pada jumlah jam antara matahari terbit dan terbenam.

Waktu ini bisa berbeda-beda, tergantung kapan jatuhnya bulan Ramadan.

Ini Deretan Artis Korea Selatan yang Traveling ke Indonesia

Di negara-negara subtropis, jika Ramadan jatuh pada bulan-bulan musim panas, mereka harus berpuasa dengan durasi yang lebih lama.

Ini dikarenakan hari akan lebih panjang sebab matahari akan lebih lama tampak di langit.

Bagaimana dengan bulan Ramadan tahun ini?

Ramadan tahun ini jatuh pada bulan April dan Mei kalender Masehi.

Halaman
123
Editor: rida
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved