Tips Simpan Sayuran Agar Tahan Lama dan Tak Mudah Busuk
Sayur-sayuran diperlukan tubuh karena banyak mengandung vitamin dan mineral sebagai zat pengatur tubuh. Namun, masa simpan sayur lama jika disi
TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Perintah berdiam diri di rumah saat pandemi virus corona seperti saat ini membuat banyak orang menyediakan stok makanan, termasuk sayur-sayuran, agar tak sering ke luar rumah.
Sayur-sayuran diperlukan tubuh karena banyak mengandung vitamin dan mineral sebagai zat pengatur tubuh.
Namun, masa simpan sayur tidak lama jika disimpan di suhu kamar karena mudah layu, bahkan busuk.
Bagaimana cara menyimpan sayuran agar awet dan tetap sehat saat diolah?

Ahli Gizi dari Departemen Gizi Kesehatan FKKMK-UGM DR Toto Sudargo mengatakan, ada beberapa tips agar sayuran bisa bertahan lama. Salah satunya, disimpan dalam refrigerator atau pendingin.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan terkait penyimpanan sayur.
Jangan satukan antara sayur dan buah.
• Promo Indomaret Khusus Periode 11 - 14 Mei 2020, Beli 2 Gratis 1, Banyak Produk Kebutuhan Ramadan
• 4 Makanan Ini Ampuh Turunkan Asam Urat, Termasuk Jahe hingga Seledri
Meski sama-sama bermanfaat sebagai zat pengatur tubuh, sayur dan buah masing-masing punya sifat khusus.
"Karena sebagian besar buah menghasilkan zat etilen, yang memiliki sifat mempercepat kematangan sayur," ujar Toto kepada Kompas.com, Minggu (10/5).
Tips lainnya, jangan mencampur sayur dengan bawang putih dan bawang merah karena akan mempercepat pembusukan.
Toto menjelaskan, sayuran yang akan disimpan tidak perlu dipotong kecil-kecil.
Hal tersebut berlaku untuk semua sayuran, tidak hanya yang berbentuk daun, tetapi juga umbi-umbian.
"Bekas potongan akan mempercepat pembusukan," kata Toto.
Akan tetapi, pada beberapa sayuran, bagian akarnya perlu dipotong agar terlihat rapi.
Dia mengatakan, ada beberapa referensi yang menyebutkan sayuran sebaiknya dibagi pada beberapa rak.