Breaking News:

Kapolsek Pelepat Ditusuk

Nasib Warga Desa di Bungo yang Menusuk Pantat Kapolsek dan Menyandera 7 Polisi di Bungo

Peristiwa itu terjadi saat polisi kembali dari penertiban penambangan emas tanpa izin ( PETI di Bungo ) di Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat

Editor: Edmundus Duanto AS
ist
Ratusan orang mengadang polisi. Peristiwa itu terjadi saat polisi melakukan upaya penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI di Bungo) di wilayah hukum Polres Bungo. Kapolsek Pelepat ditusuk pantatnya, 7 polisi disandera (ist) 

Di sana, tim menemukan adanya alat berat yang digunakan orang-orang yang melakukan penambangan tanpa izin.

Lokasi Kecamatan Pelepat di Google Maps 

"Tapi sudah tidak ada aktivitas disana, hanya perlatannya saja yang kita temukan di lokasi," imbuhnya

Pada saat di lokasi, sebelum kericuhan terjadi, tim berhasil melepaskan perangkat komputer dari alat berat tersebut.

Lewat Menantunya, Kakek 82 Tahun Ini Kembalikan BLT Desa Rp 600 Ribu ke Kantor Desa

Kemudian, petugas meninggalkan lokasi untuk keluar menuju arah Polsek Pelepat dengan jarak tempuh sekira kurang lebih dua jam.

Diadang dan kendaraan polisi dirusak di jalan

Dalam perjalanan balik dari lokasi, saat melewati Desa Belukar Panjang, tim dihalangi sekira 600 orang yang merupakan masyarakat Desa Belukar Panjang.

"Pada saat itulah terjadi keributan antara petugas dan masyarakat desa," ujarnya.

Ratusan orang mengadang polisi. Peristiwa itu terjadi saat polisi melakukan upaya penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI di Bungo) di wilayah hukum Polres Bungo. Kapolsek Pelepat ditusuk pantatnya, 7 polisi disandera
Ratusan orang mengadang polisi. Peristiwa itu terjadi saat polisi melakukan upaya penertiban penambangan emas tanpa izin (ist)

"Kendaraan tim dari polres dirusak oleh masyarakat. Sehingga melihat situasi mulai memanas, personel gabungan yang di dalam lokasi berusaha mengamankan diri ke arah camp PT Prima Mas Lestari (PML)," terang Kuswahyudi.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved