Muncul Kluster Baru Virus Corona di Wuhan Tanpa Gejala, Bakal Ada Wabah Gelombang Kedua?

Infeksi baru menambah lapisan kehati-hatian dalam upaya untuk menurunkan pembatasan untuk mengekang penyebaran virus corona di seluruh China

Editor: Suci Rahayu PK
Reuter
Pengunjung yang memakai masker wajah terlihat di Kebun Binatang Wuhan pada hari pertama pembukaan kembali, menyusul merebaknya penyakit virus corona (COVID-19), di Wuhan, Provinsi Hubei, China, 22 April 2020. 

TRIBUNJAMBI.COM, BEIJING - Wuhan, episentrum wabah virus corona baru di China, melaporkan kluster infeksi pertama sejak penguncian di Ibu Kota Provinsi Hubei itu dicabut sebulan yang lalu, memicu kekhawatiran kebangkitan yang lebih luas dari penyakit tersebut.

Infeksi baru menambah lapisan kehati-hatian dalam upaya untuk menurunkan pembatasan untuk mengekang penyebaran virus corona di seluruh China, tak kala roda bisnis mulai kembali bergulir dan orang-orang kembali bekerja.

Melansir Reuters, Wuhan melaporkan lima kasus baru terkonfirmasi, yang semuanya tinggal di kompleks perumahan yang sama.

Salah satunya adalah istri seorang pasien pria berusia 89 tahun yang dilaporkan sehari sebelumnya dalam kasus pertama di kota itu sejak 3 April lalu.

Aktivitas Kota Wuhan pasca dibuka kembali setelah lockdown
Aktivitas Kota Wuhan pasca dibuka kembali setelah lockdown (AFP / Hector RETAMAL)

Semua kasus terbaru sebelumnya masuk klasifikasi sebagai tanpa gejala, orang yang positif terjangkit virus corona dan bisa menularkan ke orang lain tetapi tidak menunjukkan tanda-tanda klinis seperti demam.

Jumlah kasus tanpa gejala di China tidak diketahui.

Sebab, hanya muncul di radar pejabat kesehatan ketika orang-orang itu menunjukkan hasil positif selama uji virus, yang dilakukan sebagai bagian dari pelacakan kontak dan pemeriksaan kesehatan.

KABAR GEMBIRA! THR PNS 4 Hari Lagi Cair, Cek Besaran Berdasarkan Golongan yang Bakal Diterima!

Takjil Berbahan Dasar Pisang - Kolak Pisang, Pisang Goreng Madu Kacang, Sumsum Pisang, Pisang Gulung

China tidak memasukkan kasus tanpa gejala dalam penghitungan keseluruhan kasus virus corona yang terkonfirmasi, yang saat ini di angka 82.918, sampai mereka menunjukkan tanda-tanda infeksi.

Cina hingga Senin (11/5) telah melaporkan 4.633 kematian.

Menurut otoritas kesehatan Wuhan, ratusan kasus tanpa gejala di kota itu yang mereka rilis pada 8 April saat ini sedang dalam pemantauan.

Jumlah kasus baru di Tiongkok sejak April jauh lebih sedikit dibandingkan dengan ribuan yang terkonfirmasi setiap hari pada Februari lalu, berkat rezim penyaringan, pengujian, dan karantina nasional.

Pemerintah China mengatakan pada Jumat (8/5), akan secara bertahap membuka kembali bioskop, museum dan tempat rekreasi lainnya, meskipun pembatasan termasuk reservasi wajib dan batasan jumlah pengunjung akan tetap berlaku.

Shanghai telah membuka kembali beberapa tempat hiburan malam seperti diskotek.

Walt Disney pada Senin (11/5) membuka kembali Shanghai Disneyland, meskipun jumlah pengunjungnya berkurang.

Kasus baru virus corona di China dalam dua bulan terakhir terutama muncul di kompleks perumahan atau rumahsakit.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved