Kapolsek Pelepat Ditusuk

KRONOLOGI Kapolsek Pelepat Ditusuk Pantatnya dan Kanit Polsek Disandera Massa di Bungo

Penertiban penambangan emas tanpa izin di Bungo ( PETI di Bungo ) mendapat penolakan dari sejumlah orang.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Duanto AS
ist
Ratusan orang mengadang polisi. Peristiwa itu terjadi saat polisi melakukan upaya penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI) di wilayah hukum Polres Bungo. 

KRONOLOGI Kapolsek Pelepat Ditusuk Pantatnya dan Kanit Polsek Disandera Massa di Bungo

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Berikut ini kronologi penusukan Kapolsek Pelepat dan penyanderaan Kanit Tipidter Polsek Pelepat.

Peristiwa kericuhan terjadi saat penertiban PETI di Bungo pada Minggu (10/5/2020) pukul 22.00 WIB.

Penertiban penambangan emas tanpa izin di Bungo ( PETI di Bungo ) mendapat penolakan dari sejumlah orang.

Saat itu massa sekira 400 orang mengadang petugas yang menyita alat berat untuk PETI.

 Desainer Usia 70 Tahun Kejudkan Publik dengan Penampilannya yang Awet Muda

 Sempat Terjadi 5 Kali Ledakan Hebat, Begini Kronologi Kejadian Terbakarnya Kapal Tanker Waruna

Tribunjambi.com mendapat informasi ada sekira 400 orang warga yang mengadang polisi di lokasi

Tindakan massa cukup liar.

Saat di kerumunan, pantat Kapolsek Pelepat, AKP Hendri, ditusuk orang tak dikenal.

Sumber terpercaya Tribunjambi.com juga menyampaikan Kapolsek Pelepat mendapatkan penikaman dibagian pantat.

Tidak hanya itu, Kanit Tipditer Polsek Pelepat juga disandera massa sekira 400 orang.

Ratusan warga menghadang aparat saat ingin membawa alat berat yang digunakan untuk PETI di Bungo.
Ratusan warga menghadang aparat saat ingin membawa alat berat yang digunakan untuk PETI di Bungo. (ist)

"Mereka menertibkan PETI di desa itu, tetapi setelah ditertibkan, muncullah masa mengadang mereka saat alat berat dibawa keluar dari desa itu," ujar sumber Tribunjambi.com.

 Gorok Leher Anak Sendiri, 11 Orang yang Masih Satu Keluarga Lakukan Pembunuhan, Diduga Kesurupan

Cek dan Follow IG Tribunjambi.com 

Dia menduga massa mengadang karena suruhan dari pemilik alat berat yang dibawa keluar dari desa.

Saat itulah terjadi keributan dan aksi penusukan itu terjadi.

"Sehingga terjadi keributan, kapolsek ditusuk dan kanit intel disandera," lanjut sumber.

Hingga berita ini diturunkan, Tribunjambi.com masih melakukan mengumpulkan informasi dan keterangan resmi dari yang terkait.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved