Breaking News:

Advertorial

Kisah Sukses Pemuda Jambi: Kumpulkan Rupiah dari Berjualan Thai Tea

Termotivasi untuk sukses di usia 30 tahun dengan financial freedom, membuat Rusanto Syadan Lirpa mantap mengembangkan bisnis minuman kemasan ala ...

Istimewa
Rusanto Syadan Lirpa mantap mengembangkan bisnis minuman kemasan ala Teh Thailand bernama TEAnol. 

BEBERAPA tahun belakangan, bermunculan jajanan kekinian yang semakin kreatif dan menjamur, mulai dari makanan pinggir jalan hingga minuman kekinian, seperti Thai Tea.

Salah satu yang masih eksis di Kota Jambi hingga sekarang adalah waralaba minuman TEAnol.

Termotivasi untuk sukses di usia 30 tahun dengan financial freedom, membuat Rusanto Syadan Lirpa mantap mengembangkan bisnis minuman kemasan ala Teh Thailand.

Ketika berusia 20 tahun, pria yang akrab dipanggil Syadan ini mulai mencoba merintis usaha teh yang diberi nama TEAnol.

“Sebelumnya sudah sering mencoba berbagai usaha lain, namun tidak bertahan lama dan sering gagal. Orang tua sempat melarang untuk melanjutkan berbisnis,” ungkapnya.

Namun, tekad sukses di usia muda membuat Syadan tak menyerah begitu saja. Kerap kali ia meracik TEAnol di dalam kamar secara diam-diam tanpa sepengetahuan orang tuanya.

“Berhubung orang tua melarang, jadi ya sembunyi-sembunyi gitu,” ujarnya saat dijumpai di kantornya, Jalan Kapten Ud Sunaryo, Talang Bakung (7/5).

Kini, bisnis TEAnolnya sudah berjalan hampir 4 tahun. Bisnis yang telah menggurita dan berkembang dengan memiliki 40 cabang yang tersebar di wilayah Jambi, seperti di Beringin, Talang Bakung, Candra, Simpang Rimbo, Sipin, Telanai, Arizona, Tebo, Bungo, perbatasan Palembang hingga ke Pulau Jawa, Yogyakarta, telah meraup omset ratusan juta rupiah.

Tak hanya merambah bisnis waralaba Thai Tea, Syadan juga telah memiliki dua toko dengan nama Jambi Supply 1 dan Jambi Supply 2 yang menjadi supplier bahan baku, perlengkapan, dan peralatan Thai Tea untuk masyarakat sekitar Jambi maupun luar kota yang membuka usaha Thai Tea.

Pembelian dapat dilakukan langsung di toko Jambi Supply 1 ataupun Jambi Supply 2 serta melayani pembelian ke luar kota dengan standar pengiriman yang terpercaya.

Lalu, mengapa dinamakan TEAnol?

Syadan menjelaskan, jika TEAnol dibaca menggunakan ejaan asing, akan terdengar menjadi Tinol yang merupakan akronim dari Titik Nol.

Sedangkan jika dibedah menjadi dua kata akan terdiri dari kata Tea dan Nol. Tentunya ini menggambarkan bisnis Teh Thailand yang dirintisnya dari titik nol perjuangan.

Minuman ini dikemas secara unik menggunakan pembungkus bertuliskan kata-kata kekinian yang bikin baper ala anak muda zaman now yang sudah sangat memanfaatkan media sosial.

“Inilah yang menjadi sasaran dari bisnis TEAnol, karena memiliki potensi konsumen yang cukup baik dan digandrungi anak muda,” tandasnya. (*)

Editor: Edmundus Duanto AS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved