Ancaman Banjir di Jambi

Ini Daerah di Bungo yang Rawan Banjir, BPBD Siapkan Posko Siaga Bencana

Itensitas curah hujan yang cukup tinggi dibeberapa wilayah dalam Provinsi Jambi membuat beberapa daerah dilanda bencana banjir.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Rohmayana
Pantauan Tribunjambi.com banjir terjadi di di RT 10 Batalion Kasang Kelurahan Sijenjang Kecamatan Jambi Timur, Wali Kota Jambi Syarif Fasha langsung turun ke Lokasi Banjir, Jumat (8/5). 

Bungo Masih Aman dari Banjir, Tobroni: Kita Tetap
Selalu Siaga

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Itensitas curah hujan yang cukup tinggi dibeberapa wilayah dalam Provinsi Jambi membuat beberapa daerah dilanda bencana banjir.

Namun, Kabupaten Bungo sampai saat ini masih dikategorikan wilayah aman dari bencana banjir melihat curah hujan dalam kondisi normal. Sebab belakangan jika curah hujan dan debit air yang itu tidak berlangsung lama. Sehingga hal itu tidak berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Kesbangpol Kabupaten Bungo, Tobroni menyebutkan bahwa pihaknya harus tetap selalu siaga karena seringnya terjadi bencana yang tidak dapat diprediksi.

Penyaluran Bantuan Sosial Covid-19 Terkendala Data Penerima, Pemprov Jambi Siapkan Kuota 30 Ribu

VIDEO Ferdian Paleka Ditangkap, Sempat Terjadi Aksi Kejar-kejaran dengan Polisi di Tol

"Kita sudah menyiapkan posko siaga bencana yang aktif selama 24 jam agar penanggulangan bencana bisa cepat diatasi," ucapnya.

Dalam Kabupaten Bungo terdiri dari beberapa Kecamatan yang memiliki potensi rawan bencana banjir. Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Tanah Tumbuh, Bathin III Ulu, Rantau Pandan dan Muko - Muko Bathin VII.

Selain itu, jika terjadi curah hujan lebat yang membuat Sungai Batang Bungo dan Batang Tebo mengalami pasang secara serentak maka wilayah Jaya Setia, Tanjung Gedang dan Taman Agung juga menjadi wilayah ancaman banjir.

"Kita sudah menyediakan relawan disetiap Dusun yang sudah dididik dan terlatih untuk membatu menanggulangi bencana sebelum personel tiba di lapangan,"ujar Tobroni.

Untuk kesiapan personel, dikatakan Tobroni memang saat ini personel sudah dibagi habis dalam beberapa regu untuk penjagaan dipintu perbatasan Kabupaten bersama dengan tim gabungan lainnya dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Jika sekiranya terjadi bencana alam maka regu yang sedang istirahat siap kita turunkan untuk membantu penanganan bencana tersebut.

"Memang personel sudah kita bagi habis dalam beberapa regu, jika ada bencana regu yang sedang istirahat kita perintahkan untuk turun," ungkapnya. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved