Foto Keluarga Didi Kempot Bersama Istri dan Seorang Putriya, Begini Penampakannya
"Kalau tidak nonton televisi kami keluarga tidak akan tahu dia meninggal dunia. Semua yang ada di sini kaget," katanya.
Dede mengaku tidak ada yang dikeluhkan dari Didi Kempot saat bertemu dengannya.
"Nggak ada, paling hanya kesel saja, capek," ujarnya.
Sementara itu, sejumlah pelayat terus berbondong-bondong ke rumah Didi Kempot.
Sejumlah wanita menyiapkan peralatan di dapur serta sejumlah pria berdiri di depan rumah.
Jalanan di depan rumah Didi Kempot ditutup oleh mobil Polantas Ngawi.
Paman Didi Kempot, Sukur mengungkapkan alasan kenapa Didi Kempot dimakamkan di Desa Majasem.
Tak lain, karena istri Didi Kempot yang meminta sang suami dimakamkan di Desa Majasem.
"Rumah di Desa Majasem adalah rumah jujukan (tujuan), ini kan rumah istrinya," kata Sukur.
Sementara rumah di Kedunggalar adalah rumah milik orangtua Didi Kempot.
• Daftar Lagu Mendiang Didi Kempot Dari A hingga Z, Lagu Ojo Mudik Jadi Karya Terakhir sang Maestro
Diketahui, Didi Kempot memang lahir di Dusun Sidowayah, Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Sukur menjelaskan, di Kedunggalar terdapat makam Mamiek Prakoso yang merupakan pelawak sekaligus kakak Didi Kempot.
"Di Kedunggalar memang ada makam kakaknya Mamiek, tapi kami minta Didi Kempot dimakamkan di sini," ujar Sukur.
Selain itu, Sukur mengatakan, Didi Kempot tak pernah mengaku sakit.
Saat pulang ke rumah pun, pelantun lagu Stasiun Balapan itu hanya mengeluh capek.
"Makanya kami kaget, tidak tahu kabar meninggal, karena tadi pagi sekitar jam 7, saya masih berada di sawah," ujar Sukur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/potret-keluarga-didi-kempot-bersama-istri-dan-anak-perempuannya.jpg)