Didi Kempot Meninggal Dunia
Daftar Lagu Didi Kempot Dari A hingga Z, Lagu 'Ojo Mudik' Jadi Karya Terakhir sang Maestro
Mendiang Didi Kempot telah menulis lebih dari 800 lagu selama berkiprah menjadi penyanyi hingga dijuluki maestro campursari.
TRIBUNJAMBI.COM, SOLO - Mendiang Didi Kempot telah menulis lebih dari 800 lagu selama berkiprah menjadi penyanyi hingga dijuluki maestro campursari.
Sebagian besar lagu campursari ciptaan Didi Kempot bernuansa patah hati, kesedihan dan Cinta.
( Daftar Lagu Didi Kempot Lengkap dari A sampai Z, Ambyar Terkinthil-kinthil hingga Yuni Yuni )
Pria ini terlahir dari keluarga seniman. Ayahnya seniman tradisional terkenal, Ranto Edi Gudel yang lebih dikenal dengan Mbah Ranto.
Kakak Didi Kempot merupakan Mamiek Prakoso, pelawak Srimulat.
Karier Didi Kempot benar-benar dimulai dari nol.
Bapak Patah Hati Nasional ini memulainya sebagai musisi jalanan di kota Surakarta sejak 1984 hingga 1986.
Dalam wawancara dengan beberapa stasiun televisi nasional, Didi Kempot menuturkan mengadu nasib ke Jakarta pada 1987 hingga 1989.
Di situlah nama 'Kempot' muncul.
Nama panggung Didi Kempot merupakan singkatan dari Kelompok Pengamen Trotoar, grup musik asal Surakarta yang membawa ia hijrah ke Jakarta.
Mengapa lagu patah hati?
Sebagian lagu yang ditulis Didi Kempot bertema patah hati dan kehilangan.
Alasan Didi memilih tema tersebut karena rata-rata orang pernah mengalaminya.
Dia juga menulis lagu terkait nama-nama tempat sebagai judul atau lirik lagunya.
Melansir wikipedia, kini lagu Didi Kempot diminati oleh kalangan muda dari berbagai daerah.
Penggemar Didi Kempot menyebut diri mereka sebagai Sadboys dan Sadgirls yang tergabung dalam "Sobat Ambyar".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/05052020_didi-kempot.jpg)