Warga Tebang Pohon Tutup Jalan, Kadis PU Minta Kembalikan ke Status Jalan Provinsi

Kesal dengan kondisi jalan yang semakin hancur, warga Desa Mudung Darat Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muarojambi menutup akses

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Fifi Suryani
Tribunjambi/Hasbi
Warga Desa Mudung Darat protes jalan hancur 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kesal dengan kondisi jalan yang semakin hancur, warga Desa Mudung Darat Kecamatan Maro Sebo Kabupaten Muarojambi menutup akses jalan dengan menumbangkan sebatang pohon ke jalan.

Hal ini dilakukan warga sebagai ungkapan rasa kekecewaannya karena kondisi jalan di desa mereka cukup memprihatinkan.

Kepala Desa Mudung Darat M Ali, Senin (4/5) mengatakan, aksi penebangan pohon ke jalan yang dilakukan masyarakatnya merupakan bentuk kekecewaan karena jalan di desa mereka kondisinya rusak parah.

"Warga sayo sudah merasa kecewa, jalan kami hancur, sementara truk sawit bertonase tinggi lewat terus, kalau terus dibiarkan, bakal tambah bonyok jalan tempat kami ni," bebernya.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kabupaten Muarojambi Yultasmi saat dikonfirmasi membenarkan kondisi jalan tersebut.

Ruas jalan ini tahun 2017 masih dalam SK jalan provinsi, dan pernah ditangani oleh provinsi pengaspalannya.

“Benar yang disampaikan Datuk Kades bahwa tonase kendaraan yang melewati jalan ini melebihi daya dukung jalan kabupaten, kami berharap status jalan ini kembali masuk ke SK jalan provinsi,” ujar Yultasmi.

"Saat ini di beberapa titik lokasi yang rusak berat kami lakukan penanganan Pola GSL, saat ini unit alat berat PU masih berada di lokasi untuk fungsionalnya ruas jalan ini," jelasnya.(cbi)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved