Operasi Pasar, Pemkab Batanghari Siapkan 10 Ribu Sembako Murah, Ini Isinya

Pemerintah Kabupaten Batanghari tengah menyiapak 10 ribu paket sembako murah untuk operasi pasar yang akan digelar dalam waktu dekat.

Tribunjambi/Samsul
Pihak Bulog melakukan Operasi Pasar di tiga titik, salah satunya di Kantor Disperindag Tanjab Barat. 

TRIBUNJAMBI, MUARABULIAN - Pemerintah Kabupaten Batanghari tengah menyiapak 10 ribu paket sembako murah untuk operasi pasar yang akan digelar dalam waktu dekat.

10 ribu paket tersebut direalisasikan pada setiap kecamatan di Batanghari.

Paket sembako tersebut berisi 2 Kg gula pasir, 2 Kg tepung terigu dan 2 Kg minyak goreng.

Tiga item paket tersebut telah disubsidi sebesar Rp 24.000 dari harga normalnya. "Yang jelas kami usulkan 10 ribu paket yang terdiri dari tiga item. Operasi pasar ini kita lakukan untuk meringankan beban masyarakat. Satu paket dengan tiga item tersebut, masyarakat hanya bayar Rp 55.000, "kata Kabid Disperindagkop Batanghari Feriyanto. Senin (4/5/2020).

Berikut Besaran Zakat Fitrah di Provinsi Jambi Tahun Ini, Kabupaten Tanjabbar Tertinggi

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Polres Tanjabbar Gelar Pelatihan Pemakaman Pasien Corona 

Satu Warga Bungo Klaster Temboro Positif Rapid Test, Dinkes Siapkan 20 Ruang Isolasi Tambahan

Feriyanto, menjelaskan bahwa, proses belanja pasar murah nantinya diatur oleh kecamatan setempat. "Untuk menghindari kerumunan warga, prosesnya diatur pihak kecamatan. Bisa jadi akan diberikan perkelompok bagi warga yang ingin belanja pasar murah nantinya," jelasnya.

Lebih jauh Kabid Disperindagkop ini menjelaskan, pada tanggal 18 Mei 2020 mendatang, pihak Provinsi akan menggelar operasi pasar di Kabupaten Batanghari sekitar 600 paket yang item perpaketnya yakni, 5 Kg beras, 1 Kg gula dan 1 Liter minyak goreng.

"Untuk satu paket yang terdiri dari tiga item tersebut, warga cukup membayar Rp 35 ribu saja," kata Feriyanto.

Operasi pasar murah dari Provinsi tersebut akan dilaksanakan di halaman kantor Disperindagkop Batanghari.

"Untuk penerima paket operasi pasar dari Provinsi ini, penerimanya diluar penerima PKH. Artinya, operasi pasar tersebut memang untuk warga yang berdampak corona. Proses penyalurannya nanti menggunakan kupon. Lantaran social distancing, maka pengambilan paket perkelompok," tutupnya.

Penulis: Muuhammad Ferry Fadly
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved