Pasien Corona di Jambi Sembuh

Jumlah Warga Kerinci dan Sungai Penuh yang Diisolasi Karena Positif Rapid Test Bertambah 2 Orang

Ia mengatakan, total jumlah pasien yang menunjukan gejala Covid-19 dan diisolasi di RSUD MHAT Kerinci sebanyak 7 Orang. Dari jumlah tersebut 2...

(Sky News)
Ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Perkembangan kasus covid 19 di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh mengalami perubahan, Senin (4/5/2020). Pasien Dalam Pengawasan (PDP) telah ada dua orang, setelah rapid test positif.

Satu tambahan pasien yang hasil rapid test positif asal Kabupaten Kerinci adalah warga Beliu, Kecamatan Depati VII. Ia telah diisolasi di rumah sakit Mayjen H A Thalib Kerinci, sejak Minggu (3/4/2020) sore.

Sedangkan untuk pasien positif Covid-19 di Kabupaten Kerinci masih tetap 1 orang. Sementara untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) berjumlah 60 Orang.

"Ini data laporan per 4 Mei 2020," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Kerinci, Hermendizal.

Deretan Aturan Aneh di Korea Utara, Mulai dari Membungkuk ke Patung hingga Dilarang Melipat Koran

Dalam Sehari Kasus Virus Corona di Rusia Tembus 10 Ribu, Total Jumlah Kematian 1.356 Orang.

SPP Sekolah Swasta di Kota Jambi Akan Diberi Keringanan Selama Corona, Ini Kata Walikota Fasha

Sementara itu, untuk Kota Sungai Penuh satu orang tambahan pasien hasil rapid tes positif dan sekarang telah di isolasi ke rumah sakit Mayjen H.A Thalib Kerinci. Namun sejauh ini belum diketahui asal dan tempat tinggal pasien tersebut.

Hal itu diakui oleh Kabid Pelayanan RSUD MHAT Kerinci, Nafrizal.

"Hari ini ada satu orang warga Sungai Penuh masuk isolasi karena positif rapid test. Satu orang kemarin warga Belui Kerinci juga positif rapid test," ungkap Nafrizal.

"Jadi ada dua orang pasien baru yang diisolasi karena rapid test positif," tambahnya.

Ia mengatakan, total jumlah pasien yang menunjukan gejala Covid-19 dan diisolasi di RSUD MHAT Kerinci sebanyak 7 Orang. Dari jumlah tersebut 2 orang status positif virus corona dan lima orang PDP atau baru positif rapid test.

"Mereka yang tidak menunjukkan gejala, kita kembalikan ke Dinkes. Nanti Dinkes yang menentukan apakah diisolasi secara mandiri atau lainnya," jelasnya.

Diakuinya, untuk tempat isolasi saat ini RSUD MHAT Kerinci hanya memiliki 10 tempat tidur untuk. Dari jumlah tersebut 4 tempat tidur terdapat dalam satu ruangan.

"Tempat isolasi tersebut sudah memenuhi standar," pungkasnya. (heru)

Penulis: heru
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved