STAYCATION
Cegah Penyebaran Covid-19, RedDoorz Luncurkan HygienePass
Salah satu Virtual Hotel Operation (VHO) yaitu RedDoorz meluncurkan "HygienePass" karena masa pandemi covid-19 ini sebagai pencegahan.
TRIBUNJAMBI.COM - Salah satu Virtual Hotel Operation (VHO) yaitu RedDoorz meluncurkan "HygienePass" karena masa pandemi covid-19 ini sebagai pencegahan. Ini adalah program sertifikasi berskala luas untuk industri perhotelan.
Corona virus seertinya mengubah standar-standar industri perjalanan seperti RedDoorz.
Pertama kali diperkenalkan di Indonesia, program tersebut merupakan kerja sama RedDoorz dengan Dr Hermawan Saputra dan Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), asosiasi para ahli kesehatan masyarakat yang berfokus untuk menyediakan keahlian terkait layanan kesehatan dan kebijakan bagi industri dan masyarakat.
Pendiri & CEO RedDoorz Amit Saberwal mengatakan, peluncuran "HygienePass" ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan pada hotel, dengan memungkinkan mereka mengidentifikasi properti dengan mudah karena adanya sertifikat ini.
• Kocak! Ini Foto-foto Halu Warga Dunia yang Rindu Traveling, Dari Naik Sofa Hingga Jadi Orang Utan
Selain itu, meyakinkan wisatawan bahwa mereka menginap di hotel yang menerapkan dan mempertahankan serangkaian tindakan sanitasi yang telah dinilai secara independen oleh ahli kesehatan publik.
“Program ini bertujuan untuk memberikan standarisasi higienitas dan kebersihan bagi pengusaha perhotelan sebagai upaya pencegahan di masa pandemik Covid-19 ini,” ungkap Amit Saberwal dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2020).
Sebagai langkah awal, RedDoorz akan memastikan 1.400 properti RedDoorz di seluruh Indonesia untuk menjalani audit komprehensif yang diperlukan untuk mendapatkan program sertifikasi tersebut.
• Prediksi Tatanan New Normal Pengaruhi Fitur Hotel Masa Depan Pasca Wabah
• Ingin bepergian Tapi Punya atau Masalah Pencernaan? Ini Tips Traveling untuk Kamu
Sertifikasi juga akan terbuka untuk diadopsi oleh setiap bisnis hotel yang ingin memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang baru, dan proses tersebut akan difasilitasi oleh RedDoorz yang berkoordinasi erat dengan IAKMI.
RedDoorz telah mengembangkan solusi teknologi untuk memungkinkan berbagai ketentuan dari proses audit dan sertifikasi ini dapat diimplementasikan secara digital, mengingat pembatasan mobilitas orang yang baru-baru ini diberlakukan oleh pemerintah di seluruh Asia Tenggara.
Di samping, memastikan bahwa solusi teknologi ini dapat diadopsi oleh berbagai hotel independen yang kekurangan akses terhadap proses digitalisasi dan sertifikasi kebersihan.
Persyaratan
Untuk mendapatkan sertifikat, setiap hotel harus memiliki persyaratan, yakni secara rutin menerapkan beberapa tindakan kebersihan dan higienitas yang ketat setiap hari.
Hal tersebut meliputi pemeriksaan suhu karyawan staf hotel dan tamu yang masuk, menerapkan metodologi pembersihan khusus dan menyediakan produk anti bakteri serta peralatan yang digunakan untuk desinfeksi kamar dan area publik, dan meningkatkan praktik kebersihan umum.
Proses audit komprehensif akan dilakukan dan dinilai secara independen oleh IAKMI sebelum sertifikasi diberikan kepada setiap hotel.
Memulihkan ekosistem pariwisata Indonesia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/reddoorz-lakukan-ekpansi-besar-besaran-di-indonesia.jpg)