Panduan Doa Rosario dalam Gereja Katolik, Doakan Selama Bulan Mei
Bulan Mei bagi umat Katolik, merupakan waktu yang penting karena merupakan bulan Maria. Pada waktu ini umat melakukan Doa Rosario.
Penulis: Andreas Eko Prasetyo | Editor: Duanto AS
TRIBUNJAMBI.COM - Bulan Mei bagi umat Katolik, merupakan waktu yang penting karena merupakan bulan Maria.
Dalam tradisi Gereja Katolik, selama satu bulan umat melakukan Doa Rosario .
( Berikut ini panduan Doa Rosario dalam Gereja Katolik, doakan pada bulan Mei )
• Asal Usul Doa Rosario hingga Kenapa Bulan Mei Disebut Jadi Bulan Maria Bagi Umat Katolik
• Asal Usul Doa Rosario hingga Kenapa Bulan Mei Disebut Jadi Bulan Maria Bagi Umat Katolik
• Link Live Streaming Doa Rosario yang Dipimpin Uskup-uskup di Indonesia, Mulai Pukul 20.00 WIB
Doa Rosario merupakan satu di antara doa paling indah, penuh kuasa dan kudus.
Doa Rosario merupakan doa kepada Tuhan melalui devosi kepada Santa Perawan Maria.
Doa Rosario bersifat injili, berpusat pada Kristus. Peristiwa yang ada di dalamnya mencerminkan kehidupan Yesus Kristus.
Doa Rosario memberikan pengharapan di kala hidup terasa begitu berat. Teruslah membaca untuk memperoleh petunjuk cara berdoa Rosario.
Berikut ini panduan Doa Rosario yang bisa diikuti, sebagaimana dikutip dari www.vatikankatolik.com.
1. Mulailah Rosario dengan Tanda Salib dan doa Syahadat Para Rasul (“Aku Percaya”).
2. Lanjutkan dengan Bapa Kami, 3 Salam Maria untuk peningkatan Iman, Harapan, dan Kasih, dan Kemuliaan di manik-manik Rosario yang ditunjukkan gambar di atas.
3. Sebutkan Misteri Pertama, misalnya, “Misteri Pertama adalah Perawan Maria yang Diberkati Menerima Kabar Gembira dari Malaikat Gabriel.”
Doakan Bapa Kami, 10 Salam Maria, Kemuliaan, dan Doa Fatima (“Ya Yesus”) sambil merenungkan misteri ini.
4. Ulangi langkah (3) untuk setiap misteri.
5. Untuk menutup Rosario setiap harinya, doakan Salam, Ya Ratu dan doa-doa penutup.
Kami sangat menyarankan untuk mendoakan seluruh 15 dekade Rosario setiap hari.