Hasil Tes Puluhan Warga

BREAKING NEWS Hasil Swab Pasutri di Tebo Belum Keluar, 80 Warga Pernah Kontak & Rentan

Pasangan suami istri (Pasutri) positif rapid tes Covid-19 asal Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, masih menunggu hasil uji swa

Tribun Jambi/Darwin Sijabat
Ilustrasi. Pengelola Rumah Sakit Sultan Thaha Syaifuddin Tebo melakukan penyemprotan cairan klorin untuk mencegah virus corona, Kamis (19/3/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA TEBO -  Pasangan suami istri (Pasutri) positif rapid tes Covid-19 asal Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, masih menunggu hasil uji swab

Namun demikian, ada ratusan orang yang pernah kontak dengan T dan JT yang merupakan pasangan suami istri yang dinyatakan positif rapid tes Covid-19.

Hanya saja pemerintah daerah hanya akan melakukan rapid test terhadap 80 orang dari ratusan warga Tebo yang pernah kontak dengan pasutri yang positif rapid test tersebut.

Update Terbaru Virus Corona Covid-19 di Dunia, Indonesia Mulai Masuk Peringkat 40 Besar, Amerika 1

Punya Riwayat Perjalanan ke Sukabumi, 7 Calon Perwira Polisi di NTT Positif Corona

Gugus Tugas Covid-19 Tebo mengklaim dari pemetaan yang dilakukan tim terdapat ratusan masyarakat yang pernah kontak dengan pasien tersebut. 

Meski demikian, tim menyampaikan tidak secara keseluruhan akan dilakukan rapid tes, melainkan hanya puluhan saja.

"Kita akan melakukan rapid test kepada puluhan masyarakat yang mempunyai resiko penyebaran Covid-19 saja, jumlahnya sekitar 80 orang," ujar Riana Elizabeth, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo. 

Seorang Pria di Bungo Ditemukan Tewas Tergantung, Pernah Lakukan Percobaan, Tapi Diketahui Warga

Ali Ngabalin Tertawa Geli, Jawaban Mahfud MD saat Dikritik Oknum MUI Soal Tak Paham Agama

Riana menjelaskan sekitar 80 orang warga yang akan menjalani rapid tersebut lantaran pernah kontak erat dengan pasien dan dinilai rentan terkena virus corona.

Dokter Riana mengatakan bahwa hasil swab T dan JT akan keluar pada minggu depan. Sembari menunggu hasil keluar, pasien T dan JT dirawat di ruangan isolasi di RSUD Sultan Yaha Syaifudin Tebo. 

Selain pasangan yang telah diisolasi tersebut, untuk memastikan tidak terjadinya penyebaran Covid-19 maka desa Pasutri itu pun akan dikarantina.

Pemerintah Kabupaten Tebo berencana akan melakukan karantina SP 5, Desa Bukit Pemuatan, Kecamatan Serai Serumpun, Kabupaten Tebo, Jambi tempat pasutri tersebut berdomisili.

Hal ini langkah untuk memastikan tidak ada penyebaran virus corona. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Penulis: Darwin
Editor: budi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved