Breaking News:

Virus Corona di Jambi

Pemudik yang Nekat Melintasi Wilayah Hukum Polres Muarojambi Bakal Disuruh Putar Balik

Apabila ada pengendara yang melanggar dan membandel larangan tersebut, petugas penjagaan di pintu masuk daerah perbatasan langsung meminta pengendara

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Hasbi
Suasana penjagaan dan pemeriksaan soal larangan mudik di perbatasan Jambi-Palembang, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Di tengah pandemi Covid-19, pemerintah pusat mengambil kebijakan larangan mudik lebaran untuk semua masyarakat, termasuk di Provinsi Jambi.

Apabila ada pengendara yang melanggar dan membandel larangan tersebut, petugas penjagaan di pintu masuk daerah perbatasan langsung meminta pengendara untuk putar balik ke daerah asalnya.

Hal ini disampikan oleh Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto. Ia menyebut bahwa untuk saat ini dengan adanya surat edaran dari Kementerian Perhubungan, semua transportasi darat, laut maupun udara tidak diizinkan beroperasi membawa para pemudik.

Covid-19 Merupakan Penyakit Seribu Wajah dan Penyamaran, Cek Gejala yang Tak Disadari Ini

Kenang Masa Lalu, Via Vallen Ngaku Pernah Hutang Rp 30 Juta ke Bank Untuk Ibunya Beribadah

Terungkap Honor Artis Korea Selatan Suzy Ternyata Bikin Nagita Slavina Syok: Itu Satu Episode??

Kendaraan transportasi baik bus maupun travel yang nekat beroperasi mobilisasi pemudik akan dilakukan pemeriksaan di pos check point yang berada di Desa Sebapo, Kecamatan Mestong perbatasan Jambi-Palembang.

"Ada beberapa kendaraan yang sudah kita perintahkan untuk putar balik ke daerah asal seperti, dari Jambi tujuan Palembang, Jambi tujuan Lampung atau Jawa. Bahkan sebaliknya kita suruh putar kembali ke daerah asalnya," ungkap Kapolres Muarojambi AKBP Ardiyanto Kamis (30/4/2020).

Sehingga ini merupakan salah satu tindakan tujuan untuk menertibkan transportasi yang masih bandel dan tetap beroperasi.

Ia juga menjelaskan berdasar surat edaran dari Kementerian Perhubungan semua transportasi laut yang ada di Pelabuhhan Merak-Bakauheni tidak diizinkan beroperasi.

"Sementara yang diutamakan untuk transportasi seperti angkutan logistik sembako, sehingga kita petugas di pos-pos pengamanan dan pelayanan di jajaran Polres Muarojambi melakukan penjagaan ketat," ujarnya. (Hasbi Sabirin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved