Virus Corona di Jambi

Bus Berpenumpang Diminta Putar Balik, Kapolres: Kami Tidak Ingin Warga Bungo Jadi Korban Covid-19

Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bungo, tim gabungan memperketat pengawasan di setiap jalur masuk atau perbatasan Bungo.

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin Sijabat
Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bungo, tim gabungan memperketat pengawasan di setiap jalur masuk atau perbatasan Bungo. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BUNGO - Petugas posko Covid-19 di Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo putar balikkan bus yang membawa penumpang yang akan melewati Kabupaten Bungo.

Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bungo, tim gabungan memperketat pengawasan di setiap jalur masuk atau perbatasan Bungo.

Agar tidak kecolongan, Satgas gugus Covid-19 di perbatasan Jambi dan Sumatera Barat yang berada di Jalan Lintas Sumatera km 50 Jujuhan memeriksa bus antar kota antar provinsi dan kendaraan pribadi masuk ke wilayah Bungo.

Update Kasus Virus Corona 30 April, 3,2 Juta Orang Terinfeksi, 226.628 Orang Meninggal Dunia

Ringankan Beban Warga Terdampak Covid-19, Polda Jambi Gandeng Ojol untuk Bagikan 300 Sembako

VIDEO Pasien Positif Covid-19 Klaster Gowa Dijemput Paksa, Nekat Salat Tarawih di Masjid

AKBP Trisaksono Puspo Aji selaku Kapolres Bungo menerangkan sebagai tindakan pencegahan tersebut pihaknya menyuruh bus yang akan memasuki Kabupaten Bungo. Hal itu sesuai dengan arahan dari Kapolri, Kapolda dan Kementerian terkait untuk mensterilkan wilayah masing-masing.

"Seluruh kendaraan yang masuk dan keluar dari Kabupaten Bungo kita suruh putar balik. Memang sudah ada larangan mudik, jadi seluruh kendaraan kita suruh putar balik," kata Kapolres kepada Tribunjambi.com, Kamis (30/4/2020).

Dengan demikian diharapkan tidak akan terjadi penambahan dan penyebaran virus corona di Kabupaten Bungo.

Disampaikan Kapolres, bahwa kendaraan yang harus balik kanan tersebut merupakan kendaraan penumpang. Sementara untuk kendaraan ekspedisi tetap melintas.

Disampaikannya, Kabupaten Bungo merupakan wilayah yang sangat strategis dan merupakan perlintasan menuju Jambi, Padang, Jakarta ataupun Medan dan wilayah lainnya. Tentu hal itu menjadi perhatian baginya untuk melaksanakan tugas bersama tim Covid-19.

Untuk itu, AKBP Trisaksono mengajak semua masyarakat untuk terlibat memiliki rasa kepedulian untuk sama sama mencegah penyebaran Covid-19. Sebab tanpa kepedulian dan kedisiplinan masyarakat, setiap program pemerintah guna pencegahan tersebut tidak akan berjalan dengan baik.

"Kami tidak ingin masyarakat Bungo jadi korban dari Pandemi Covid-19," ujarnya.

Kepada pemilik angkutan penumpang, baik penumpang umum, pariwisata dan travel juga diimbau untuk mengikuti arahan dari pemerintah agar tidak mengangkut penumpang.

Untuk diketahui, jumlah bus yang berputar arah sebanyak empat unit dengan tujuan Padang, Jakarta, Bungo dan Sumatera Utara. (Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved