Prediksi Jika Kim Jong Un Meninggal Si Cantik Kim Yyo Jong yang Bakal Jadi Penggantinya, Penerus

Banyak pihak masih belum tahu persis kebenaran laporan yang menyatakan Kim dalam kondisi kritis.

Editor: Duanto AS
AFP/POOL/JORGE SILVA
Kim Yo Jong, adik perempuan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un menghadiri sebuah acara di Ho Chi Minh Mausoleum, Hanoi, 2 Maret 2019. 

TRIBUNJAMBI.COM, SEOUL - Spekulasi tentang kondisi kesehatan Kim Jong Un masih terus berkembang.

Desas-desus ini pertama kali dilaporkan, setelah diktator Korea Utara berusia 36 tahun itu absen dalam perayaan ulang tahun kakeknya pada tanggal 15 April lalu.

Bagaimana jika Kim Jong Un meninggal dunia?

Namun empat hari sebelum itu, Kim terlihat menghadiri sebuah pertemuan pemerintah.

Banyak pihak masih belum tahu persis kebenaran laporan yang menyatakan Kim dalam kondisi kritis.

Cara Daftar Djarum Beasiswa Plus, Syarat Utama Kuliah di Kampus Mitra, Ditutup 16 Mei 2020

Para Pemberi Kebahagiaan Kim Jong Un yang Berparas Super Cantik, Wajib Nurut kalau Tak Mau Mati

Penampakan Rumah Dinas Sinder s/d Rumah Angker di Sragen yang Dipakai Karantina ODP Ngeyel

Informasi di Korea Utara pun sangat tertutup mengenai kondisi Kim. Media di Korea Utara pun tak mengungkap keberadaan dan kondisi terkini Kim dalam laporannya.

Korea Selatan pun sejauh ini tidak dapat mengkonfirmasi apakah kondisi kesehatan Kim dalam bahaya atau tidak.

Tapi jika rumor itu benar, apa artinya bagi rakyat Korea Utara, serta China dan Amerika Serikat?

Kepada Siapa Suksesi Kekuasaan akan Jatuh Jika Kim Meninggal

Beberapa ahli percaya adik perempuannya, Kim Yo Jong, akan melangkah sebagai pemimpin berikutnya, menurut media Inggris, The Sun.

Kim Yo Jong yang berusia 31 tahun adalah satu-satunya figur terpenting dalam rezim Korea Utara setelah Kim Jong Un.

Kim Yyo Jong dipandang sebagai kunci untuk menjaga Dinasti Kim berkuasa di Korea Utara.

Kim Yo-jong mendampingi kakaknya, Kim Jong-un, mengunjungi satu unit militer Korea Utara pada 2015.
Kim Yo-jong mendampingi kakaknya, Kim Jong-un, mengunjungi satu unit militer Korea Utara pada 2015. (KCNA)

Kandidat yang kurang kuat adalah kakak mereka, Kim Jong-Chul.

Dia diabaikan oleh ayahnya karena ia dianggap tidak cerdas secara politis atau tidak cukup kuat untuk melawan musuh-musuh Korea Utara.

Kandidat lain adalah pemimpin nomor 2 saat ini di Korea Utara, Choe Ryong-Hae-yang telah berkembang beberapa tahun terakhir.

Dia tidak menerima perhatian publik tertentu saat kematian ayahnya, Kim Jong-Il.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved