Virus Corona
Berawal Dari Penyemprotan Disinfektan, Seorang Anggota DPR Cekcok Dengan Petugas Covid-19
Seorang anggota DPRD Sulawesi Selatan cekcok dengan petugas Tim Gerak Cepat (TGC) Covid-19 Bantaeng
Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona.
Mendapat sambutan dari tim medis itu, mereka bukannya senang tapi malah menunjukan respons negatif dan sikap arogan.
Karena tak terima dengan pemeriksaan yang dilakukan itu, mereka membentak para petugas medis tersebut.
"Kamu pejabat enggak? SOP-nya mana? Surat tugasnya mana? Kita DPR, bukan anak gembala. Pakai aturan. Pakai undang-undang," ujar salah seorang anggota DPRD Blora, WR dengan nada tinggi.
"Perintah dari mana, Pak?" sahut anggota DPRD Blora yang lain.
Mendapat bentakan dan cercaan dari sejumlah anggota dewan yang terhormat itu, para petugas medis di lokasi hanya tertegun dan menundukan kepala.
Padahal, kedatangan tim medis disitu diketahui hanya menjalankan tugas profesinya untuk membantu pemerintah mengantisipasi penyebaran virus corona yang saat ini sedang mewabah di tengah masyarakat.
Karena merasa tak dihargai sebagai anggota dewan, WR kembali memanas di hadapan tim medis dari Dinkes Kabupaten Blora tersebut.
"Oh iya, saya tanya, jikalau masyarakat dari luar kota masuk ke Blora diperiksa, berarti setiap malam kamu memberhentikan bus luar kota ya? Terus Bupati sekeluarga ke Yogyakarta kamu periksa enggak? Terus Wakil Bupati sekeluarga ke Jakarta kamu periksa enggak?" ujar WR lagi.
Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, para anggota DPRD tersebut bersedia dilakukan pemeriksaan kesehatan namun dengan syarat lokasinya dipindah ke RSUD Cepu.
Karena itu, rombongan ti medis langsung meluncur ke RSUD Cepu saat itu juga.
Namun, setelah ditunggu di halaman rumah sakit, bus yang mengangkut rombongan DPRD tersebut tak kunjung datang ke lokasi.
"Meski demikian, kami sudah memeriksa 14 orang yang datang dari Lombok. Hasilnya aman, suhu tubuh normal. Untuk yang belum diperiksa, kami akan datangi ke rumahnya masing-masing," kata Kepala Bidang Pencegahan Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan dan Permukiman (P3PLP) Dinkes Blora, Edi Sucipto.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Anggota DPRD Blora Menolak Diperiksa Kesehatan Usai Kunker dari Lombok, Membentak Tim Medis dan Viral di Media Sosial", https://regional.kompas.com/read/2020/03/20/21022301/fakta-anggota-dprd-blora-menolak-diperiksa-kesehatan-usai-kunker-dari-lombok?page=all#page4
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com
Videografer Tribunlampung.co.id/Ikhsan Dwi Nur Satrio