Virus Corona di Jambi
Sejumlah Koperasi dan UMKM di Sarolangun Gulung Tikar Akibat Corona
"Yang jelas dampak penjualan berkurang dan otomatis penghasilan juga berkurang. Berhenti atau tutup total," kata Suaidi, Kabid Koperasi dan UMKM...
Penulis: Wahyu Herliyanto | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Koperasi dan UMKM di Kabupaten Sarolangun juga ikut terdampak akibat wabah Covid-19.
Dari ribuan pelaku usaha kecil, sebagian sudah melakukan penutupan atau gulung tikar.
Dari data yang dihimpun, sekitar 4.338 pelaku usaha kecil di Kabupaten Sarolangun sebagian sudah terdampak.
• Harga TBS di Provinsi Jambi Merangkak Naik di Tengah Wabah Corona
• VIDEO Tiga Tahanan Kejari Jakarta Selatan Positif Terinfeksi Corona
• Warga Solo dan Klaten Heboh, Video Ribuan Cacing Keluar dari Permukaan Tanah Viral di Media Sosial
Dari jumlah tersebut, sekitar 90 pelaku usaha mikro atau usaha kecil. Dampak itu dirasakan mulai dari berkurangnya pemasukan dan penghasilan bahkan melakukan penutupan.
"Yang jelas dampak penjualan berkurang dan otomatis penghasilan juga berkurang. Berhenti atau tutup total," kata Suaidi, Kabid Koperasi dan UMKM, Disperidag Sarolangun, Minggu (19/4/2020.
Sedangkan untuk koperasi, dari 293 koperasi hanya 193 masih aktif. Dan dari ratusan koperasi yang aktif hanya 10 yang melaporkan kegiatannya.
"Kondisinya berdasarkan rapat tahunan kebetulan ada Covid-19 ada 10 baru Rapat Anggota Tahunan (RAT)," katanya.
Pihaknya hingga saat ini masih mendata secara keseluruhan agar nantinya data itu akan diberkan bantuan dari pemerintah. ( virus corona di Sarolangun )
"Bantuan yang akan dibantu dan belum tahu atau berupa uang atau sembako," katanya. (Wahyu)