Berita Tanjab Barat
Safrial: Kalau PLN di Bawah Bupati, Kepala PLN Sudah Dipecat, Ini Tanggapan PLN Rayon Kuala Tungkal
Bupati Tanjabbar pun menanggapi terkait seringnya mati lampu bahkan hampir setiap hari di Tanjabbar, khususnya Kuala Tungkal.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Deni Satria Budi
TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Tidak hanya Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang mengkritik kinerja, manajemen dan pelayanan PLN Rayon Kuala Tungkal.
Bupati Tanjabbar pun menanggapi terkait seringnya mati lampu bahkan hampir setiap hari di Tanjabbar, khususnya Kuala Tungkal.
Bupati Tanjabbar, Safrial bahkan melontarkan kata cukup pedas bagi Kepala PLN Rayon Kuala Tungkal, Lukman.
Kata Safrial, jika PLN dibawah pimpinannya maka, kepala PLN akan di pecat. Bahkan keinginannya inipun disebut Safrial sudah lama.
"Kalau PLN di bawah bupati, Dirut PLN (Rayon Kuala Tungkal) sudah lama kita pecat. Tapi itukan vertikal," tegasnya.
• Masyarakat Diminta Ibadah di Rumah, Dewan Tanjab Barat Juga Minta Selama Ramadan Listrik tidak Padam
• Update Virus Corona 17 April 2020 di Indonesia, Positif 5923 Meninggal 520, Sebaran Tiap Provinsi
Ia menyebutkan bahwa ada upaya yang dilakukan oleh pihak PLN yaitu membuat Gardu Induk. Ini diharapkan oleh Bupati pengerjaanya bisa selesai dengan segera, dan diharapkan dengan adanya Gardu Induk, tidak ada lagi mati lampu.
"saya berharap gardu induk ini selesai cepat, ini kan hampir selesai. Kalo umpamanya masih mati hidup bukan di bawah wewenang bupati," tegasnya
Sementara itu, menanggapi pernyataan Dewan yang mengatakan alasan mati lampu sebagai alasan klasik dan pernyataan Bupati serta saat ditanya bagaimana kondisi yang sebenarnya.
• 8 TKI dari Malaysia yang Pulang ke Tanjab Timur, Langsung Jalani Proses Karantina di Mes Pemda
• Lagi-lagi KSAD Andika Perkasa Menangis Karena dengar Pengakuan Perawat, Kirim Madu ke Tim Medis
Kepala PLN Rayon Kuala Tungkal, Lukman saat di konfirmasi pun memberikan balasan yang cukup tegas.
Ia tidak memberikan jawaban kondisi yang sebenarnya terjadi. Ia memberikan jawaban mempersilahkan untuk disampaikan hal ini kepada PLN Jambi.
"Gini aja, bapak ke Jambi aja minta dicarikan pengganti saya, orang yang lebih pinter dan bisa nangani permasalahan mati lampu di Tungkal. Jadi biar gak ada alasan klasik lagi," sebut Lukman.
Saat diterangkan lebih lanjut apakah keadaan penduduk yang banyak, dan jangkauan jaringan yang luas memungkinkan kondisi tersebut bisa menjadi kendala. Lukman hanya memberi tanggapan yang singkat.
"Nah itu tau,"singkatnya
Sementara itu, lebih lanjut ditanya soal upaya PLN dengan membangun Gardu Induk, sejauh mana pelaksanaannya dan apakah dengan adanya Gardu Induk bisa mengatasi permasalahan mati lampu yang ada, Lukman hanya membaca pesan whatsap yang dikirim oleh Tribunjambi.com bahkan dirinya memblok nomor WhatsApp. (Tribunjambi.com/Samsul Bahri)