Hasil Uji Swab Pasien Keluar
Dicurigai Pernah Kontak dengan Pasien Positif Corona, 20 Warga Sungai Penuh Akan Jalani Rapid Test
Pihak Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh membenarkan ada warga Kota Sungai Penuh yang positif Covid-19 dari hasil swab.
Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAI PENUH - Pihak Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh membenarkan ada warga Kota Sungai Penuh yang positif Covid-19 dari hasil swab. Pasien tersebut adalah laki-laki berusia 48 tahun warga Kecamatan Sungai Bungkal.
Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Azwarman dihubungi, Kamis (16/4) malam.
"Pasien tersebut tidak memiliki gejala. Dilakukan rapid test positif dan dilaksanakan swab hasilnya juga positif," katanya.
Katanya, saat ini pasien tersebut dirawat di RSU MH Thalib Kerinci di rumah isolasi. Dimana keadaan pasien tersebut sehat-sehat saja.
"Hingga saat ini keadaan beliau sehat-sehat saja," jelasnya.
• Tekan Penyebaran Corona, Pemkab Tanjabbar Bagikan 10 Ribu Masker Kain ke Warga Kuala Tungkal
• Hujan 4 Jam, Ratusan Rumah Warga di Tiga Desa Sungai Abu Terendam Banjir
• Setelah Jalani Perawatan Intensif, Akhirnya Bayi Ini Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Begini
Terkait hal ini pihaknya akan melakukan rapid test terhadap orang yang pernah kontak dengan pasien tersebut.
“Rencana besok dilakukan rapid test. Ada sekitar 15 hingga 20 orang yang data sudah ada dengan kita. Tidak menutup kemungkinan bisa lebih dari jumlah itu,” kata Azwarman.
Dijelaskannya riwayat pasien tersebut yakni pernah dari luar negeri seperti di Malaysia. Dan sehari pekerjaan pasien tersebut adalah seorang pedagang.
"Untuk itu kita menghimbau kepada masyarakat agar lebih disiplin mencuci tangan, menggunakan masker, cukup istirahat. Kalau tidak perlu keluar rumah sebaiknya di rumah saja dan mengkonsumsi makanan bergizi dan vitamin," harapnya.
Informasi lain yang didapatkan Tribunjambi.com pasien 07 positif Covid-19 asal Sungai Penuh dikabarkan pernah tablik akbar ke negeri Jiran dan melakukan pengajian kelompok.
Fakta-fakta yang beredar di WhatsApp, riwayat pasien 07 melakukan perjalanan: sehari-hari jualan dan toko kelontongan, Pada tanggal 27 Februari 2020 pasien 07 menghadiri acara Tabliq Akbar di malaysia, pada tanggal 02 Maret 2020 sampai di Sungai Penuh. Pada tanggal 08 Maret 2020 melaksanakan pengajian di Koto Baru bersama pasien Kerinci yang positif yang di isolasi di RSUD Mayjen A. Thalib Kerinci.
Pada tanggal 21 Maret 2020 melaksanakan pengajian di Sungai Lintang, Pada tanggal 28 Maret 2020 hasil pemantauan dari Puskesmas Sungai Bungkal pasien 07 tidak ada gejala yang mengarah ke Covid-19.
Pada tanggal 31 Maret 2020 hasil rapid tes pasien 07 dinyatakan negatif (-). Pada tanggal 10 April 2020 hasil rapid tes pasien 07 Positif covid-19.(*)