Positif Corona Jambi Tambah

Antisipasi Virus Corona, Belasan Anak Punk di Sarolangun Ditangkap Satpol PP

Belasan anak punk kembali diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sarolangun, Kamis (16/4).

Tribunjambi/Wahyu Herliyanto
Belasan anak punk ditangkap anggota Satpol PP Sarolangun. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN-Belasan anak punk kembali diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sarolangun, Kamis (16/4).

Anak punk dari berbagai daerah itu terpaksa diangkut ke dalam mobil dan dibawa ke kantor untuk diintrogasi.

Razia terhadap anak jalanan terjadi saat mereka sedang asyik mangkal di simpang empat lampu merah, jalan Lintas Sumatera Kabupaten Sarolangun.

Dalam razia tersebut berhasil  mengamankan 15 orang anak punk. Yang mana mereka berasal dari berbagai daerah luar Kabupaten Sarolangun, seperti dari Provinsi Sumatera Barat, Lubuk Linggau, Rimbo Bujang, Kuala Tungkal dan Muaro Bungo, hingga pulau Jawa.

Update Kasus Corona Provinsi Jambi Hari Ini Kamis 16 April 2020

Tiga Bulan Gaji Karyawan RSUD Ahmad Ripin Belum Cair, Begini Tanggapan Direktur Rumah Sakit

Seorang Nelayan di Tanjab Barat Jadi OTG Usai Kontak dengan Pasien 05

Kasat Satpol PP Sarolangun Riduan, menuturkan razia yang dilakukan ini merupakan hasil pemantauan pada Rabu (15/4/2020) kemarin sore yang mana keberadaan mereka ada di sepanjang jalan Lintas Sumatera, sekitar Pasar Sarolangun yang jumlahnya sebanyak 15 orang.

"Pada razia awal yang digelar sekitar pukul 10.00 WIB kita berhasil amankan 12 orang. Setelah lakukan penyisiran anggota kembali amankan 3 orang laki-laki ," tuturnya.

Ditambahkan Riduan, jika razia ini juga sebagai bentuk antisipasi Pemerintah Kabupaten Sarolangun dengan kondisi penyebaran wabah Covid-19 saat ini.

"Dikhawatirkan mereka ada yang terpapar, oleh sebab kita bersama tim mengamankan dan akan segera memulangkan ke tempat asal mereka sesuai domisili," tambahnya.

Setelah dibawa ke Kantor Satpol dan didata selanjutnya anak punk tersebut diserahkan ke Dinas Sosial yang selanjutnya akan diantar ke perbatasan Kabupaten Sarolangun.

Kepala Dinas Sosial Sarolangun, Juddin menjelaskan jika untuk sistem pemulangan akan secara estafet sesuai alamat tujuan melalui surat pengatar dari Dinas Sosial.

"Kita akan berkomunikasi dengan Dinas Sosial masing-masing. Sementara bagi yang domisili dekat dengan Kabupaten kita, seperti Lubuk Linggau akan kita pulangkan dengan travel ke Dinsos-nya," ujarnya.

Penulis: Wahyu Herliyanto
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved