Virus Corona

Seorang Jemaah Tablig Gowa PDP Covid-19 Ngamuk, Pecah Kaca dan Dobrak Ruang Isolasi

Seorang pasien dalam pengawasan / PDP Covid-19 yang juga merupakan jemaah tablig Gowa mengamuk di ruang isolasi rumah sakit.

Editor: Duanto AS
Tangkap Layar video viral
Ilustrasi pasien ngamuk di ruang isolasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Seorang jemaah tablig Goa mengamuk memecahkan kaca dan mendobral pintu ruang isolasi/

Seorang pasien dalam pengawasan / PDP Covid-19 yang juga merupakan jemaah tablig Gowa mengamuk di ruang isolasi rumah sakit.

Pasien yang dilaporkan berusia 52 tahun tersebut bahkan nekat memecah kaca ruang isolasi.

Emosi Ayu Ting Ting hingga Keluarkan Sumpah Serapah Akibat Hatinya Disindir Orang: Sadar Diri Lu!

Tanpa Gejala Sama Sekali, 26 Kru KM Lambelu Dinyatakan Positif Terjangkit Virus Corona

Viral Video Hujan Es Sebesar Bola Tenis di Tawangmangu, Camat Setempat Paparkan Faktanya

Tak hanya itu, dia juga mendobrak pintu kamar ruang isolasinya.

Aksi nekatnya ini juga membuatnya mengancam perawat yang bertugas.

Ruang isolasi Tulip bagi pasien Covid-19 di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (27/1/2020). (KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATON)
Ruang isolasi Tulip bagi pasien Covid-19 di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (27/1/2020). (KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATON) ()

Bagaimana nasib pasien tersebut kini?

1. Detik-detik Mengamuk

Ilustrasi perawat di ruang isolasi

Peristiwa ini terjadi di RSUD Abdul Wahab Sjahranie, Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (10/4/2020).

Kala itu, pria berinisial N tersebut awalnya menolak untuk diisolasi.

Namun, proses isolasi harus dilakukan untuk merawat pasien dan mencegah penyebaran virus corona.

Tak terima diisolasi, N pun mulai mengamuk.

2. Ancam Petugas dengan Pecahan Kaca

Ilustrasi mengancam

Setelah memecahkan kaca rumah sakit, N pun mengancam akan melukai perawat dengan pecahan kaca.

“Dia (pasien) juga mengancam perawat pakai pecahan kaca,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Samarinda, Osa Rafshodia, Sabtu (11/4/2020), dikutip TribunMataram.com dari Kompas.com.

Pria yang berasal dari klaster Ijtima Jamaah Tabligh di Gowa ini pun membuat petugas ketakutan.

Pihak rumah sakit pun langsung menghubungi aparat kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda untuk mengamankan situasi.

3. Pasien Berhasil Ditenangkan

Tenaga medis melakukan Simulasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (Covid-19), di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Jalan KH Wahid Hasyim (Kopo), Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/3/2020). Simulasi tersebut sebagai langkah kesiapsiagaan Kota Bandung untuk mengatasi penyebaran wabah virus corona.

Petugas yang datang pun berhasil menenangkan pasien yang sedang mengamuk itu.

Pasien dari klaster Ijtima Jamaah Tabligh di Gowa ini pun akhirnya pulang.

Namun, selama di rumah pasien ini dilarang berpergian atau melakukan aktivitas di luar rumah.

N wajib mengisolasi diri di rumahnya selama satu bulang dibawah pengawasan dari petugas kesehatan.

“Dia kita berlakukan karantina wilayah selama 30 hari, dipulangkan tim dinkes bersama BPBD, Kepolisian,” ujar Osa.

4. Update Corona di Indonesia

Peta sebaran kasus Corona di Indonesia per provinsi

Update virus corona Minggu (12/4/2020), jumlah kasus corona makin bertambah setiap harinya.

Jumlah pasien sembuh dan meninggal dunia juga bertambah.

Dilansir oleh worldometers.info pukul 07.00 WIB kasus Covid-19 di seluruh dunia per Minggu (12/04/2020) yakni mencapai 1.778.210 kasus.

Terdapat 79.329 kasus baru dari hari sebelumnya, Sabtu (11/04/2020) yang terdapat 1.698.881 kasus.

Dari jumlah tersebut terdiri dari 108.755 meninggal dunia dan 402.496 pasien telah sembuh.

Sementara itu di Indonesia terdapat 3.842 kasus positif virus corona dengan pasien meninggal 327 dan sembuh 286 orang. 

Terdapat penambahan 330 kasus Covid-19 dari hari sebelumnya, Sabtu (10/04/2020) yang mencapai 3.512 kasus.

Per hari ini di Indonesia terdapat 3.229 kasus virus corona aktif.

Presiden Jokowi dan problem wabah virus corona
Presiden Jokowi dan problem wabah virus corona (TribunNewsmaker.com/ Istimewa)

Dilansir dari covid19.go.id, jumlah kasus tersebut tersebar di berbagai provinsi, dengan peringkat 10 besar sebagai berikut.

1. DKI Jakarta

Terkonfirmasi: 1.948

Sembuh: 82

Meninggal: 159

Jumlah kasus Covid-19 di ibukota terbanyak dibanding dengan daerah lain di Indonesia, dengan mencapai lebih dari setengah jumlah kasus corona di Indonesia.

2. Jawa Barat

Terkonfirmasi: 421

Sembuh: 19

Meninggal: 40

3. Banten

Terkonfirmasi: 279

Sembuh: 7

Meninggal: 21

Banten naik satu peringkat dari sebelumnya di posisi 4 dengan jumlah kasus 243.

4. Jawa Timur

Terkonfirmasi: 267

Sembuh: 64

Meninggal: 25

5. Sulawesi Selatan

Terkonfirmasi: 178

Sembuh: 25

Meninggal: 15

Kasus di Jateng hingga Bali

Pernyataan Jubir pemerintah khusus penanangan virus corona, Achmad Yurianto Soal 19 orang positif corona di Indonesia.

6. Jawa Tengah

Terkonfirmasi: 144

Sembuh: 18

Meninggal: 22

7. Bali

Terkonfirmasi: 79

Sembuh: 19

Meninggal: 2

8. Papua

Terkonfirmasi: 62

Sembuh: 3

Meninggal: 2

Papua naik dua peringkat dari hari sebelumnya yang berada di posisi 10 dengan jumlah kasus 38.

9. Sumatera Utara

Terkonfirmasi: 59

Sembuh: 8

Meninggal: 8

10. Daerah Istimewa Yogyakarta

Terkonfirmasi: 41

Sembuh: 6

Meninggal: 7

(TribunMataram.com/ Salma Fenty)

Artikel ini telah tayang di Tribunmataram.com dengan judul Detik-detik Jamaah Tabligh Gowa PDP Corona Ngamuk di Ruang Isolasi, Pecahkan Kaca & Ancam Perawat

Eko Babak Belur Setelah Ketangkap Warga, Nekat Menjambret Demi Beli Obat Anak dan Istri

Dampak Corona, 4.008 Karyawan di Provinisi Jambi Dirumahkan

Detik-detik Kesalahpahaman Anggota TNI & Polri di Merauke Baku Tembak, 3 Orang Meninggal

Sumber: Tribun Mataram
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved