Berita Viral
Sambil Menahan Tangis, Ini Pengakuan Penampar Perawat yang Viral di Medsos, Jelaskan Alasannya
Sambil Menahan Tangis, Ini Pengakuan Penampar Perawat yang Viral di Medsos, Jelaskan Alasannya
Kasat Reskrim Polrestabes Semarang, AKBP Asep Mauludin menuturkan, pelaku ditangkap di rumahnya oleh tim Resmob Polrestabes Semarang bekerjasama dengan Polsek Semarang Timur, Sabtu (11/4/2020) sekira pukul 20.15 WIB.
"Motif tersangka melakukan pemukulan lantaran emosi selepas diingatkan perawat di klinik tersebut," terangnya kepada Tribun Jateng, Minggu (12/4/2020).
Dikatakan Asep, tersangka mendatangi klinik tersebut dengan tujuan untuk berobat.
Namun berhubung tersangka tidak mengenakan masker oleh seorang perawat disarankan memakai masker, tersangka marah tidak menerima yang dilampiaskan dengan pemukulan.
• WUBI 19 Bagi Bagi 500 Paket Sembako dan Masker ke Pedagang di Pasar Angso Duo dan Masjid Raya
• Dukung DirumahTerusMaju, Dapatkan Promo Paket Data 10 GB cuma Rp 22 Ribu dari Telkomsel
• Penampakan Garaga, Panji Petualang Kegirangan Usai Putus Asa Mencari, Banyak Berubah 2 Bulan di Alam
"Setelah penganiyaan tersebut korban mengaku pusing dan mua. Korban juga sudah memeriksakan diri ke dokter," bebernya.
Dalam melakukan aksinya, lanjut Asep, tersangka dalam kondisi sadar tidak terpengaruh minuman keras atau obat-obatan.
"Tersangka sehari-hari bekerja sebagai penjaga malam di SD Islam Sultan Agung 4 Kota Semarang," tandasnya.
Ditambahkan, akibat tersangka melakukan penganiayaan dijerat dengan pasal 351 ayat 1 dan pasal 335 KUHPidana. (iwn/Lex)
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Sambil Menahan Tangis, Penampar Perawat di Semarang : Saya Menyesal dan Minta Maaf, https://jateng.tribunnews.com/2020/04/12/sambil-menahan-tangis-penampar-perawat-di-semarang-saya-menyesal-dan-minta-maaf?page=all.
Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul Sambil Menahan Tangis, Penampar Perawat Jelaskan Alasan Dirinya Lakukan Aksi Tersebut
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE: