Kena Tipu, Toyota Avanza Milik Warga Sipin Raib, Awalnya Diposting di Facebook
Nasib nahas dialami Ian (28), warga Jalan Sunan Bonang, Rt 12, Simpang III Sipin, Kota Baru, Kota Jambi.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Nasib nahas dialami Ian (28), warga Jalan Sunan Bonang, Rt 12, Simpang III Sipin, Kota Baru, Kota Jambi. Pasalnya, Ian harus kehilangan mobilnya akibat ditipu oleh seseorang yang mengaku ingin melanjutkan angsuran mobilnya di sebuah leasing di kawasan Kebun Handil, Jelutung.
Kepada Tribunjambi.com, Ian menuturkan, aksi penipuan tersebut terjadi pada Jumat (3/4) sekira Pukul 15.00 WIB, di halaman rumah korban. Diketahui, terduga pelaku berinisial TA (28) dan merupakan warga Kebon IX, Rt 7, Sungai Gelam, Muaro Jambi.
Lebih lanjut, Ian mengatakan, aksi penipuan tersebut berawal dari postingannya di media sosial, facebook yang menawarkan take over mobil Toyota Avanza miliknya dengan nomor polisi B 1356 PLJ.
• Warga Pelawan Jaya Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun Karet, Banyak Luka Tusuk di Tubuhnya
• VIDEO Pasien Virus Corona di RS Darurat Wisma Atlet Tembus 527 Orang
"Itu berawal dari postingan saya di Facebook bang, mau take over, dengan balik DP atau uang sekira Rp 25 juta, setelah itu komunikasi sama pelaku, baru janjian hari Jumat buat cek kondisi mobil di rumah saya," kata Ian pada Rabu (8/4) siang.
Setelah membuat janji, lanjut Ian, pelaku beserta isteri dan satu anaknya datang untuk melihat kondisi mobil dengan menggunakan mobil dengan merek Terios dengan nomor polisi BH 1662 NM yang juga diketahui merupakan mobil rentalan.
"Dia datang sama anak dan isterinya pakai mobil terios, ngakunya mobil kantor bang. Baru kemudian dia mau tes mobil saya, entah kenapa saya bisa langsung percaya dan kasih kunci mobil, sikira 30 menit, mobil dak balik-balik, saya telepon sudah gak aktif lagi," terang Ian.
Untuk meyakinkan dirinya, Ian mengatakan bahwa mobil terios tersebut merupakan mobil perusahaan pelaku.
Setelah menyadari kejadian tersebut, Ian langsung mendatangi kantor yang dimaksud oleh pelaku, namun setibanya di lokasi, ternyata perusahaan yang dimaksud pelaku adalah sebuah perusahaan rental mobil.
Dan dari pengelola rental, Ian mendapat informasi bahwasanya pelaku merental mobil tersebut dengan alasan mengantarkan orangtuanya yang sedang sakit.
"Mobilnya kan ditinggal di rumah saya, saya datangi la tempat rental ini, ternyata dia mengaku mengantar orangtuanya yang sakit, baru pihak rental jemput mobil dari rumah," tutur Ian.
"Bahkan sebelumnya sudah ada yang nawar bang, orang dari lesing juga, cuman saya tidak percaya. Tapi ini sama sekali tidak kenal, saya dan kakak saya bisa nurut begitu aja, kayak dihipnotis kami bang," imbuhnya.
Lebih lanjut, atas kejadian tersebut, Ian mengaku telah membuat laporan ke pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polresta Jambi, Kompol Suhardi Heri, mengiyakan aksi penipuan tersebut. Dia mengatakan, pihak korban telah membuat laporan pada Senin (6/4) kemarin.
"Benar kita mendapat laporan penipuan atas nama korban Ian, kerugian satu buah mobil Avanza warna hitam, secepatnya, kita akan ungkap pelaku," kata Suherdi, pada Rabu (8/4) pukul 13.00 WIB.