Pasien Positif Corona Pulang Rumah

Heboh di Sosmed Positif Corona, Jubir Covid-19 Tanjabbar Belum Bisa Pastikan Negatif atau Positif

Adapun informasi seseorang yang positif tersebut heboh setelah Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tanjabbar...

Tribunjambi/Samsul
Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Taharuddin, menyampaikan hasil uji lab balita PDP yang dirawat dui RS Tungkal, Sabtu (28/3). 

TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - Sejumlah masyarakat terutama pengguna sosial media Facebook dan WhatsApp heboh dengan adanya informasi yang berkembang terkait seseorang yang dinyatakan positif virus corona di Tanjab Barat.

Adapun informasi seseorang yang positif tersebut heboh setelah Juru Bicara Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Pemerintah Kabupaten Tanjabbar, Taharuddin.

Ia memberikan data soal Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien dalam Pengawasan (PDP).

Pasutri Kurir Sabu Asal Tembilahan Riau Dituntut 18 Tahun Penjara

Belum Ada Laporan Pabrik Tutup di Sarolangun

Peraih Nobel dan Peneliti Asal Jepang Ini Ungkap Dahsyatnya Manfaat Puasa

Terupdate Selasa (7/4) ada 18 ODP dan satu orang PDP. Adapun satu orang PDP tersebut merupakan pasien baru, dan memiliki riwayat baru pulang dari Jakarta.

Taharuddin tidak menyebutkan identitas PDP. Ia hanya menyebutkan bahwa pasien itu seorang wanita berusia 47 tahun.

Terhadap kesimpangsiuran tersebut, ia baru akan mengonfimasi pihak Dinas Kesehatan Tanjabbar besok (8/4/2020).

Sementara, kesimpangsiuran tersebut masih berkembang dan membuat heboh di sosial media.

"Saat dikonfirmasi soal positif atau tidaknya saya belum ada data, baru besok saya konfirmasi ke dinkes apa sudah di rapid test atau tidak, jadi pasien ini belum tahu positif atau negatifnya," ujarnya.

Ia menerangkan bahwa hari ini dirinya baru mendapatkan data terkait dengan status seorang wanita berusia 47 tahun yang telah di tetapkan sebagai PDP.

Sementara itu, yang dihebohkan oleh masyarakat pengguna sosmed, berinisial N dan memiliki identitas umur dan kelamin yang sama.

Namun, saat ditanya apakah pasien berinisial N, Taharuddin tidak bisa membuka identitas orang tersebut.

"Kalau soal inisial kita tidak beri tahukan yang jelas dia wanita usia 47 tahun," pungkasnya. (Samsul Bahri)

Penulis: samsul
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved