VIDEO Gelar Operasi Pekat, Tim Srigala Kota Polresta Jambi Bubarkan Pengamen di Kawasan Tugu Juang

Gelar operasi Penyakit Masyarakat (pekat), Polresta Jambi, melalui Tim Srigala Kota, bubarkan sejumlah pemuda dan masyarakat yang masih berkumpul.

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Gelar operasi Penyakit Masyarakat (pekat), Polresta Jambi, melalui Tim Srigala Kota, bubarkan sejumlah pemuda dan masyarakat yang masih berkumpul di luar jam malam yang sudah diberlakukan di Kota Jambi pada Jumat (3/4) sekira pukul 23.00 WIB.

Kali ini, tim Srigala Kota, menyisir kawasan yang diduga tempat berkumpulnya pemuda dan pengamen yang sering meresahkan warga.

Di antaranya di kawasan Tugu Juang, Jalan Hos Cokroaminoto, Selamat, Telanaipura, Kota Jambi. Pada lokasi tersebut, petugas mendapati sejumlah pengamen dengan badan dipenuhi tato sedang berkumpul.

Petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap 8 pengamen tersebut, dan dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan benda mencurigakan yang menjadi target operasi.

Lari Saat Digerebek, Polisi Keluarkan Belasan Tembakan Peringatan di Arena Judi Sabung Ayam

Pererat Koordinasi Penanganan Covid-19, Sekda Munasri Dampingi Kunjungan Danrem 042/Gapu

Hujan Lebat, Dua Desa di Nalo Tantan Merangin Terancam Terisolir Akibat Banjir

Untuk memberikan efek jera, petugas menghukum kedelapan pengamen dengan melakukan push up, kemudian baru dibubarkan dan diarahkan untuk kembali kerumah masing-masing.

Satu diantara anggota Tim Srigala Kota, Boby, mengatakan, dari kedelapan pengamen, satu di antaranya masih remaja.

"Satu masih umur 14 tahun, dan sudah kita arahkan untuk kembali ke rumah masing-masing," kata Boby, pada Sabtu (4/4) dini hari.

Setelah sebelumnya, petugas juga telah menyisir sejumalah kawasan perumahan di Kota Jambi.

Pantauan Tribunjambi.com di lapangan, petugas dengan mengendarai sepeda motor, masuk hingga kedalam perumahan warga, dan memeriksa sejumlah warga dan pemuda yang masih berkumpul dari batas jam malam yang ditentukan.

Hal tersebut, dikatakan Brigadir Boby, Merupakan langkah untuk menekan tindakan kriminalitas di Kota Jambi.

Selain untuk menekan angka kriminalitas, dalam kesempatan tersebut, kata Boby, pihaknya juga terus mengimbau agar masyarakat tidak beraktivitas di luar rumah, sesuai dengan kebijakan Wali Kota Jambi, mengenai jam malam yang telah diberlakukan.

"Giat ini merupakan operasi penyakit masyarakat atau Pekat, jadi target kita adalah minuman keras, aksi tauran, senjata tajam dan yang lainnya. Kemudian, sehubungan dengan pemberlakuan jam malam, sesuai arahan Walikota, terkait pandemi virus corona atau Covid-19, kita akan himbau dan bubarkan masyarakat, terutama pemuda yang masih berkumpul diatas jam yang sudah di tentukan," kata Boby pada, Sabtu (4/4) Wib dini hari.

"Jadi hasil operasi kita malam ini, kita berhasil mengamankan 4 orang remaja, dua diantaranya didapati sedang meminum minuman keras, jenis Anggur Merah dan dua lainnya mencoba melarikan diri saat akan kita periksa, jadi kita tahan dulu malam ini di Polresta, untuk tindakan lebih lanjut," kata Boby.

Selain itu, petugas juga turut menilang sebuah sepeda motor merek RX King, dari seorang pemuda yang tidak dilengkapi dengan surat-surat.

Lebih lanjut, kata Boby, giat ini akan tetap dilaksanakan guna mencegah tindakan ke kriminalitas di Kota Jambi.

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved