Virus Corona
Badan Intelijen Negara Bocorkan Puncak COVID-19 di Indonesia, Akhir Juni Bisa Capai 105.765 Kasus
Badan Intelijen Negara Bocorkan Puncak COVID-19 di Indonesia, Akhir Juni Bisa Capai 105.765 Kasus
"Kita menggunakan tamiflu, yang persediaannya sudah ada di Dinas Kesehatan dan sudah dibagikan," kata Terawan dalam rapat kerja dengan Komisi IX, Kamis (2/4/2020).
• Penggunaan Masker Kain Dikatakan Tak Efektif Cegah Covid-19, Benarkah? Begini Penjelasan Ahli
• Pasien Sembuh dari COVID-19 Bagikan Kisahnya, Beberkan Gejela Awal: Saya Tidak Bisa Cium Bau Apa-apa
• Untuk Bantu Petani dan Masyarakat Terdampak Covid-19, Perpus Rakyat Jualan Kaos dan Totebag
Obat tamiflu, menurut Terawan, sudah dibagikan ke seluruh rumah sakit rujukan sebanyak 450.000 tablet dan akan ada penambahan distribusi obat tersebut hingga dua pekan ke depan.
"Kemarin hari Rabu, datang bahan baku untuk tamiflu, sehingga kita akan bisa mendapatkan satu juta tablet dalam seminggu dua minggu mendatang," ujar dia.
Terawan juga menjelaskan, pemerintah sudah mendistribusikan ventilator atau alat bantu pernapasan ke semua rumah sakit yang menjadi rujukan.
Ada sebanyak 8.423 ventilator yang sudah didistribusikan ke 2.867 rumah sakit, baik milik swasta maupun pemerintah di seluruh Indonesia.
• Ternyata Segini Harga Mobil Nissan GT-R, Supercar yang Dipakai Wakil Jaksa Agung Saat Kecelakaan
• Cara Mendapat Listrik Gratis PLN, Ikuti Urutan-urutan Berikut, www.pln.co.id Mulai Hari Ini
Selain itu, dari sisi tenaga kesehatan, terdapat 40.320 dokter spesialis untuk menangani pasien Covid-19 yang tersebar di 2.877 rumah sakit, baik rumah sakit milik swasta maupun pemerintah.
"Kedua, saat ini terdapat 11.000 dokter yang bertugas sebagai internship yang tersebar di rumah sakit, puskesmas di seluruh provinsi," kata Terawan.
Pengumpulan donasi
Untuk menyiapkan skenario guna menahan laju perkembangan Covid-19, pemerintah terus berupaya melengkapi alat-alat kesehatan yang dibutuhkan.
Bantuan berupa donasi setiap harinya terus bertambah untuk menanggulangi wabah virus corona.
Hingga saat ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah menerima donasi dari masyarakat sebanyak Rp 72,2 miliar.
• Bawaslu Provinsi Jambi Kembali Buka Penerimaan Sekolah Kader, Fachrul Rozi: Dilakukan Secara Online
"Sampai hari ini ada lebih dari Rp 72,2 miliar," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, Kamis (2/4/2020).
Dengan jumlah tersebut, terjadi peningkatan penerimaan donasi senilai lebih dari Rp 5,7 miliar dalam sehari.
Sebelumnya, pada Rabu (1/4/2020), Yuri mengatakan, rekening Gugus Tugas Penanganan Covid-19 telah menerima sumbangan sebesar Rp 66,5 miliar.
• Siapa Sebenarnya Wakil Jaksa Agung Arminsyah? Kelahiran Padang, Terima Beberapa Penghargaan
Seluruh donasi yang diterima akan digunakan Gugus Tugas untuk mempercepat penanganan pandemi virus corona.(*)
Artikel Ini Telah Tayang di GridHot.ID
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
NONTON VIDEO TERBARU KAMI DI YOUTUBE:
IKUTI FANPAGE TRIBUN JAMBI DI FACEBOOK: