Sabtu, 16 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Virus Corona

Pernyataan Resmi Telkomsel tentang Pasien Positif Corona Datang ke GraPARI Prabumulih

Telkomsel memberikan pernyataan resmi tertulis terkait kabar seorang pasien ODP yang belakangan diketahui ternyata positif Covid-19....

Tayang:
Editor: Duanto AS
ISTIMEWA
Paket internet dari Telkomsel mendukung program pencegahan penyebaran Covid-19 dengan berselancar dari rumah saja. 

4. Namun begitu sebagai langkah antisipatif, Telkomsel sudah menutup sementara waktu kantor layanan GraPARI Prabumulih dan belum ditentukan kapan akan dibuka untuk kembali melayani pelanggan. Hal ini dilakukan demi menjaga kenyamanan pelanggan dan mencegah potensi penyebaran virus Covid 19 semakin meluas.

5. Pelanggan dapat mengakses layanan asisten virtual Telkomsel melalui Aplikasi My Telkomsel, LINE, Telegram, Whatsapp, Facebook Messenger, juga dapat dilayani melalui akun twitter @telkomsel email ke cs@telkomsel.co.id maupun menghubungi layanan Call Center 188.

Sebelumnya diberitakan, pasien yang belakangan diketahui positif corona dari Prabumulih, dikabarkan keliling kota naik ojek.

Tidak hanya itu pasien itu bahkan pergi mebayar tagihan telepon di kantor layanan yang tak jauh dari rumahnya dan membuat para petugas berhamburan menjauh.

Kabar tersebut dengan cepat beredar luas di masyarakat Prabumulih.

Sejak siang hingga malam Jumat (3/4/2020), masyarakat kota Prabumulih digemparkan adanya pesan berantai yang tersebar di media sosial baik whatsapp, group facebook dan lainnya

Isi pesan tersebut menyebutkan para pasien konfirmasi atau positif Covid-19 masih berkeliaran di tempat umum.

Bahkan dalam pesan berantai itu pasien 09 di Prabumulih masih nekat pergi naik ojek pergi ke pasar dan ke kawasan Sukajadi tempat orang tuanya.

"Info (dari wag IDI Prabumulih, red) : Pasien positif no.9 masih beredar keluar rumah siang ini naik ojek ke Sukajadi ke rumah ortunya.
Ybs tidak isolasi di RS, bahkan keluar rumah naik ojek. Agar bapak/ibu agar lebih hati2 terutama yg menggunakan jasa ojek termasuk saat pesan antar makanan. #JustStayAtHome".

Demikian isi pesan berantai tersebut yang menyebutkan pasien 09 (istri almarhum) naik ojek.

Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih, dr Happy Tedjo dihubungi via telpon mengakui telah mengetahui informasi tersebut.

"Pasien itu rencana mau isolasi mandiri ke Sukajadi ke rumah orang tuanya. Sepertinya secara psikologis dia menginginkan isolasi dan lebih sehat di rumah orang tuanya," ujar Tedjo.

"Katanya mobilnya sedang tidak ada karena ada di rumahnya di kawasan Lingkar. Tapi seharusnya naik mobil saja, jangan naik ojek, untuk menghindari supaya tidak tertular," tegasnya.

Disinggung kenapa tiga pasien tidak diisolasi di rumah sakit, Tedjo mengatakan sesuai pedoman pusat halaman 30 terkait covid-19 dijelaksan positif tanpa gejala bisa dirawat dirumah dengan pengawasan.

"Untuk yang dua berusia tua besok mau diisolasi di rumah sakit walaupun memang tidak ada indikasi, untuk yang satunya bisa di rumah namun memang semestinya ada yang bisa mengetahui untuk penanganan atau pengertian bagus.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved