Sabtu, 13 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Virus Corona

Kini Capai 2.092 Pasien Positif COVID-19, BIN Bocorkan Prediksi Puncak Pandemi Corona Indonesia

Kini Capai 2.092 Pasien Positif COVID-19, BIN Bocorkan Prediksi Puncak Pandemi Corona Indonesia

Tayang:
Editor: Andreas Eko Prasetyo
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas menggunakan masker di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta, Senin (2/3/2020). Presiden Joko Widodo mengumumkan dua orang positif terjangkit virus Covid-19 atau virus corona, dan saat ini berada di ruang isolasi RSPI Sulianti Saroso, Jakarta. 

TRIBUNJAMBI.COM - Kian hari kian bertambah jumlah kasus covid-19 di Indonesia.

Lalu kapan pandemi virus corona ini akan berakhir di tanah air?

Berdasarkan data dari Badan Intelijen Negara (BIN), penyebaran Covid-19 akan mengalami puncaknya pada Juli 2020.

Diprediksi, penyebaran Covid-19 akan mencapai 106.287 kasus.

Data tersebut disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR melalui konferensi video, Kamis (2/4/2020).

Kisah Bayi Kembar Dinamakan Covid dan Corona Ditengah Pandemi Covid-19, Begini Alasan Keluarga

Gong Oh Kyun, Asisten Pelatih Timnas Indonesia Positif Virus Corona, Begini Keadaanya Saat Ini

(Time Line) Perjalanan Virus Corona Menyebar ke Seluruh Dunia, dari Muncul s/d Ketakutan Kedua

"Puncaknya pada akhir Juni dan akhir Juli," kata Doni.

Masih berdasarkan data BIN, penyebaran virus corona akan mengalami peningkatan pada akhir Maret sebanyak 1.577 kasus, akhir April sebanyak 27.307 kasus, 95.451 kasus di akhir Mei, dan 105.765 kasus pada akhir Juni.

Menurut Doni, terdapat 50 kabupaten atau kota prioritas yang memiliki risiko tinggi terkait peningkatan penyebaran virus corona dan 49 persen dari wilayah itu berada di Pulau Jawa.

(Video) Harimau Berkeliaran di Perkebunan Warga Kerinci, Induk dan Anak Direkam Warga

Kisah Bayi Kembar Dinamakan Covid dan Corona Ditengah Pandemi Covid-19, Begini Alasan Keluarga

1.071 Kasus Positif Covid-19 di Jakarta, Anies Baswedan Minta Warga Tak Beli dan Pakai Masker Medis

Oleh karena itu, pemerintah perlu kerja sama dengan masyarakat agar skenario atau data BIN tersebut tidak terjadi.

"Kalau kita bisa melakukan langkah-langkah pencegahan, mudah-mudahan kasus yang terjadi tidak seperti apa yang diprediksi," ujarnya.

Hingga saat ini, pemerintah terus meningkatkan upaya pencegahan Covid-19 dengan meningkatkan pelayanan kesehatan, kesiapan sumber daya manusia (SDM), hingga mencari obat yang paling memungkinkan untuk mengobati pasien positif Covid-19.

Obat tamiflu

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, hingga saat ini belum ditemukan obat atau vaksin untuk menyembuhkan penyakit Covid-19.

Namun, berdasarkan protokol dan rekomendasi dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), disepakati penggunaan obat jenis tamiflu untuk meredakan Covid-19.

"Kita menggunakan tamiflu, yang persediaannya sudah ada di Dinas Kesehatan dan sudah dibagikan," kata Terawan dalam rapat kerja dengan Komisi IX, Kamis (2/4/2020).

Penggunaan Masker Kain Dikatakan Tak Efektif Cegah Covid-19, Benarkah? Begini Penjelasan Ahli

Pasien Sembuh dari COVID-19 Bagikan Kisahnya, Beberkan Gejela Awal: Saya Tidak Bisa Cium Bau Apa-apa

Untuk Bantu Petani dan Masyarakat Terdampak Covid-19, Perpus Rakyat Jualan Kaos dan Totebag

Sumber: GridHot.id
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved