Jumat, 15 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Virus Corona

Erick Thohir Sebut Ekonomi Indonesia Terdampak Corona, Nilai Tukar Rupiah Bisa Rp 20 Ribu per Dolar

Erick Thohir Sebut Ekonomi Indonesia Terdampak Corona, Nilai Tukar Rupiah Bisa Rp 20 Ribu per Dolar

Tayang:
Editor: Andreas Eko Prasetyo
KOMPAS.COM/MUTIA FAUZIA
Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (13/12/2019). 

TRIBUNJAMBI.COM - Dampak pandemi virus corona di Indonesia ternyata memukul banyak sektor. Paling terasa ialah sektor perekonomian negera.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, kondisi perekonomian Indonesia sangat terdampak dengan adanya wabah virus corona.

Berdasarkan data dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuanga, Erick menyebutkan adanya proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia menurun.

Namun, setelah adanya wabah corona, pertumbuhan ekonomi dalam negeri dibagi menjadi dua skenario.

Skenario pertama, yakni dengan kategori berat, pertumbuhan ekonomi Indonesia turun sampai 2,3 persen.

Kemudian, skenario kedua, yaitu sangat berat, pertumbuhan ekonomi dalam negeri bisa menjadi minus.

Sosok Amalia Rizky Mentari, Milenial yang Menekuni Gymnastic Sejak TK

Heboh, Dua Ekor Harimau Berkeliaran di Perkebunan Warga di Kerinci

“Menurut data Menko Perekonomian dan Menteri Keuangan APBN 2020 target pertumbuhan ekonomi awalnya 5,3 persen, namun skenario berat saat ini pertumbuhan diprediksi 2,3 persen.

Bahkan, akan turun, akan jauh, sangat berat 0,4 persen minus,” ujar Erick dalam rapat virtual dengan Komisi VI DPR RI, Jumat (3/4/2020), dikutip dari Kompas.com.

Menteri BUMN Erick Thohir di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (9/1/2020).(Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMA) (Kompas.com/AKHDI MARTIN PRATAMA)

Selain pertumbuhan ekonomi, lanjut Erick, nilai tukar rupiah juga bisa tergerus karena efek corona.

Bahkan, dalam skenario sangat berat, nilai tukar rupiah bisa mencapai Rp 20.000.

“Nilai tukar (rupiah) melemah menjadi Rp17.500, sangat berat Rp 20.000,” kata Erick.

Tak hanya itu, laju inflasi juga diprediksi akan membengkak.

Pada APBN 2020, target inflasi sebesar 3,1 persen.

Dishub Provinsi Jambi Ajukan Penambahan Bus Trans Siginjai ke Kemenhub, Wing: Bakal Tambah Rute

BREAKING NEWS Wakil Jaksa Agung Arminsyah Dikabarkan Meninggal Dunia, Begini kata Polisi

“Inflasi 3,9 persen (skenario) berat, sangat berat 5,1 persen,” ucap dia.

Dalam APBN 2020 terdapat asumsi makro ekonomi Indonesia pada tahun depan.

Pertama, target ekonomi Indonesia sebesar 5,3 persen pada 2020.

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved